Search
Beranda » Daerah » Dari Al-Zaytun untuk Indonesia, Prof Imam Suprayogo Gaungkan Generasi Ideologi

Dari Al-Zaytun untuk Indonesia, Prof Imam Suprayogo Gaungkan Generasi Ideologi

  • Lukman
  • June 3, 2026
  • 12:48 pm
  • Daerah
  • Lukman
  • 03/06/2026
  • 12:48

Bagikan

Kagetnews.com | Indramayu – Guru Besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Imam Suprayogo, M.Pd., menyampaikan kekaguman sekaligus optimismenya terhadap sistem pendidikan Ma’had Al-Zaytun saat memberikan Berbagai dalam rangkaian Simposium Pendidikan Indonesia Raya Abadi di Masjid Rahmatan Lil ‘Alamin, Al-Zaytun, Indramayu (01/06/2026).

Dalam pidatonya, Prof. Imam menyoroti pentingnya melahirkan “ideologi putra-putri”, yakni generasi pejuang pendidikan yang memiliki visi besar, keberanian, serta kemampuan membangun peradaban seperti yang dilakukan Syaykh Panji Gumilang.

Al-Zaytun Dinilai Melahirkan Manusia Pejuang

Menurut Prof. Imam, keberhasilan Al-Zaytun selama lebih dari dua dekade membuktikan bahwa pendidikan yang kuat bukan hanya melahirkan lulusan cerdas secara akademik, tetapi juga manusia yang memiliki ideologi perjuangan dan keberanian berkarya nyata untuk bangsa.

“Kalau punya ideologi putra-putri, putra-putri pejuang seperti Syaykh Panji Gumilang, maka membangun 500 pusat pendidikan nasional berasrama di Indonesia bukan hal sulit dan bahkan tidak menjadi beban pemerintah. Itu akan terwujud dengan sendirinya,” ujarnya.

Ia mengaku setiap kali datang ke Al-Zaytun selalu merasa terharu dan bersyukur karena Indonesia memiliki sosok seperti Syaykh Panji Gumilang yang mampu membangun lembaga pendidikan besar tanpa bergantung pada bantuan pemerintah.

“Saya merasa bersyukur di negeri ini ada seorang Syaykh Panji Gumilang yang mampu mewujudkan lembaga pendidikan seperti ini tanpa bantuan pemerintah. Ini luar biasa,” katanya.

Pendidikan Tidak Cukup Hanya Ceramah

Dalam berbagai hal, Prof. Imam juga mengkritik sistem pendidikan yang terlalu bertumpu pada teori dan ceramah di ruang kelas. Menurutnya, banyak lembaga pendidikan gagal melahirkan manusia yang benar-benar cerdas dan terampil karena peserta didik hanya diajak mendengarkan tanpa mengalami langsung apa yang dipelajari.

“Yang menjadikan orang pintar bukan sekadar mendengarkan atau membaca, tetapi melakukan sesuatu,” ungkapnya.

Ia mencontohkan bagaimana Al-Zaytun mengajarkan pertanian, peternakan, koperasi, teknologi perkapalan, hingga pendidikan agama secara nyata melalui praktik langsung di lapangan.

“Di sini ada bendanya, ada praktiknya, ada pengalaman nyatanya. Siswa tidak hanya diajak bicara tentang pertanian atau peternakan, tetapi diajak bertani dan beternak secara langsung,” jelasnya.

Menurutnya, pengalaman langsung itulah yang membentuk ilmu menjadi karya dan kemampuan nyata dalam kehidupan.

Sistem Pendidikan Al-Zaytun Dinilai Solutif

Prof Imam menilai model pendidikan berasrama yang diterapkan Al-Zaytun layak menjadi solusi atas kegelisahan bangsa terhadap merosotnya kualitas pendidikan nasional.

Ia mengatakan banyak lembaga pendidikan hanya mengajarkan konsep tanpa membangun karakter, keterampilan, dan pengalaman hidup peserta didik. Sementara di Al-Zaytun, seluruh aktivitas pendidikan dibangun dalam ekosistem kehidupan yang nyata dan berkelanjutan. “Ilmu itu sampai pada tingkat karya, dan karya yang diperoleh ketika seseorang mengalami langsung,” katanya.

Oleh karena itu, ia optimistis gagasan pembangunan 500 pusat pendidikan nasional berasrama di seluruh Indonesia dapat terwujud apabila lahir generasi-generasi ideologi yang memiliki semangat perjuangan seperti Syaykh Panji Gumilang.

Kisah Perjuangan Syaykh Panji Gumilang

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Imam ikut mengungkap kisah perjuangan panjang Syaykh Panji Gumilang sebelum mendirikan Al-Zaytun.

Ia menceritakan bagaimana Syaykh Panji Gumilang pernah mengabdi selama 10 tahun bersama Rabithah Alam Islami di Kota Kinabalu, Malaysia Timur. Setelah masa penyelesaiannya selesai, Syaykh memutuskan kembali ke Indonesia karena merasa terpanggil untuk membangun pendidikan bangsa.

Menurut Prof. Imam, saat itu banyak pihak yang menganggap gagasan besar pembangunan Al-Zaytun sebagai sesuatu yang mustahil.

“Bahkan ada yang mengatakan itu mimpi di siang bolong,” ujarnya.

Namun dengan modal awal dari sisa gaji selama bertugas di luar negeri serta tekad besar untuk membangun pendidikan Indonesia, Syaykh Panji Gumilang tetap melanjutkan perjuangannya hingga akhirnya Al-Zaytun berdiri dan berkembang menjadi kawasan pendidikan terpadu ribuan hektar seperti saat ini.

Siap Mendukung Revolusi Pendidikan Indonesia

Di akhir perayaannya, Prof. Imam menegaskan dirinya akan terus mendukung gagasan revolusi pendidikan Indonesia yang diperjuangkan Al-Zaytun melalui forum Simposium Pendidikan Indonesia.

“Sekalipun pemerintah tidak menanggapi gagasan besar ini, saya tidak takut. Saya akan terus berada di belakang Syaykh Panji Gumilang karena saya yakin Al-Zaytun mampu mewujudkan gagasan besar ini,” tegasnya.

Simposium Pendidikan Indonesia sendiri selama setahun terakhir rutin diadakan setiap pekan di Al-Zaytun dengan menghadirkan para guru besar dan cendekiawan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Forum tersebut menjadi ruang perumusan gagasan pembangunan 500 pusat pendidikan nasional berasrama sebagai strategi menuju Indonesia Emas 2045.

Pewarta : Lukman
Editor : Obet


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

PrevSebelumnyaMenjaga Semangat Pancasila di Tengah Dunia Modern Tanpa Batas
TerbaruProf. Dinn Wahyudin: Pendidikan Berasrama Terintegrasi Al-Zaytun Layak Jadi Inspirasi NasionalNext
Desa
Tani
Nelayan
Desa

Potret Juru tulis desa Pawidean, Taufik Kurohman. (ist)

Desa Pawidean Gelar Tradisi Mapag Sri: Dimulai Sunatan Massal, Doa Bersama dan Dimeriahkan Wayang Kulit

Potret Forkopimcam Balongan Hadiri Mapag Sri di Desa Sukareja. (ist)

Forkopimpcam Balongan Hadiri Acara Mapag Sri di Desa Sukareja, Semoga Petani Hasilkan Padi yang Melimpah

Potret Kantor Kuwu desa Sukasari Kecamatan Arahan. (ist)

Tiga Pamong Desa Sukasari Mengaku Siap Hadapi Kebijakan Penjabat Kuwu

Potret perangkat desa Sudimampir lor, Camat Balongan, Sekmat Balongan, UPTD Pertanian Indramayu, BPP Balongan, UPI Rencana, BBWS Cisanggarung KTNA Kecamatan Balongan, Kelompok tani saat ubinan di desa Sudimampir Lor. (ist)

Camat Balongan Dampingi BPP Balongan Lakukan Ubinan di Desa Sudimampir Lor

Potret Kuwu desa Sudimampir Lor, Ade Nanto bersama Kapolsek Balongan dalam Acara Mapag Sri tahun 2026. (ist)

Pemdes Sudimampir Lor Gelar Acara Mapag Sri, Ungkapan Rasa Syukur Bagi Para Petani

Tani

Potret papan informasi pekerjaan pemeliharaan jaringan irigasi tersier desa Rajasinga. (ist)

Petani Rajasinga Sambut Baik Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Photo Babinsa Kaweron Koramil 0808/16 Talun Serda Edi Prasetiyo, 19/10/2025 (Ist)

Wujud Kepedulian TNI Pada Ketahanan Pangan, Babinsa Kaweron Bantu Petani Tanam Padi

Ketahanan Pangan Jagung di Desa Bojong Kulon Terus Ditingkatkan

Serikat Tani Indramayu Demo Tuntut Fasilitas Penunjang Pertanian

Semua Camat ‘Ngantor’ di Pintu Air Nina Agustina: Tindak Tegas Jika Ada Mafia Air

Nelayan

Potret Bupati Indramayu, Lucky Hakim Blusukan Tinjau Langsung Pengerukan Pelabuhan Dadap, 23/10/2025 (Ist).

Lucky Hakim Blusukan, Percepat Pelabuhan Dadap Untuk Mengangkat Perikanan Indramayu

Kemeriahan Pesta Laut di Pesisir Pantai Karangsong Indramayu

SPBUN dan Asuransi Perikanan untuk Perlindungan Nelayan Kecil

Pasokan Ikan Aman, Menteri KKP Pantau Produksi di Indramayu

Longboat Berpenumpang 11 Orang Selamat Setelah Alami Kerusakan Mesin di Perairan Maluku Tenggara

Berita lainnya

Potret Bupati Indramayu, Lucky Hakim. (ist)

Pemkab Indramayu Berprestasi, Raih Predikat Kinerja Tinggi dari Kemendagri

Gelombang PHK & Ledakan Pekerja Informal Butuh Intervensi Nyata Negara

Potret Obyek wisata Pantai Bali 2 Indramayu. (ist)

Pantai Balongan Indah 2 Jadi Destinasi Favorit di Indramayu

Potret Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bersama Bupati Indramayu, Lucky Hakim. (ist)

RSUD Pantura M.A Sentot Indramayu Resmi Beralih Status Jadi RS Provinsi Jawa Barat

Polindra Perkuat Sinergi Pendidikan Vokasi melalui Pelantikan Pengurus Forum PPVI-IGVIM Kabupaten Indramayu 

Potret warga saat sembelih hewan qurban di Masjid momen Idul Adha. (ist)

Sudah Tradisi 17 Tahun, Warga Desa Ini Berqurban Terpusat di Masjid

Ketua Karang Taruna Desa Karangkerta Kritiki Pembangunan KDMP yang Mangkrak!

Potret saksi ahli hukum pidana, Prof. Dr. Yongky Fernando, S.H., M.H., dari Universitas 17 Agustus 1945. (ist)

Sidang Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Paoman: Saksi Ahli Nilai Ada Pelanggaran Prosedur Penyidikan

Politeknik Negeri Indramayu Tampung 532 Mahasiswa Melalui Jalur SNBT 

Potret saksi ahli pidana Prof. Dr. Youngky Fernando dalam persidangan kasus pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu. (ist)

Prof. Youngky Angkat Bicara soal WhatsApp Ririn Log Out, Penyidik hingga Jaksa Bisa Dipidana

WARTA

  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka
  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka

FEATURED

  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto
  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto

INTEREST

  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM
  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM

INFORMASI

  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK

Copyright © 2026 kagetnews.com - All Right Reserved

© 2026 Kagetnews.com. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

  • Warta
    • Warta Terkini
    • Warta Desa
    • Warta Tani
    • Warta Nelayan
    • Desa Dalam Angka
  • Featured
    • Inspirasi
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Foto
    • Apa Kata Pembaca
    • Aspirasi
  • Interest
    • Bencana
    • Budaya
    • Budidaya
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Wisata
    • Icip-Icip
    • UMKM
  • Informasi
    • Jual Beli Rangkas
    • Beasiswa
    • Loker
    • Properti