Kagetnews | Indramayu – Forum PPVI-IGVIM (Ikatan Guru Vokasi Indonesia Maju) Kabupaten Indramayu resmi menggelar pelantikan pengurus yang dirangkaikan dengan seminar bertema “Strategi Penguatan Link and Match 2.0 di Satuan Pendidikan” pada Jumat, 22 Mei 2026, bertempat di Auditorium Politeknik Negeri Indramayu.
Kegiatan ini dihadiri hampir 100 peserta yang terdiri dari guru SMK negeri dan swasta se-Kabupaten Indramayu, khususnya wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Acara berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB sebagai upaya memperkuat sinergi antara pendidikan vokasi, perguruan tinggi, dan dunia industri.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Forum PPVI-IGVIM Kabupaten Indramayu, Makrus, S.Pi., M.Si., menjelaskan bahwa forum ini baru terbentuk pada Mei 2026 dan menjadi wadah kolaborasi bagi guru-guru SMK di Kabupaten Indramayu.
Ia menyampaikan bahwa pembentukan forum ini dilandasi kebutuhan akan penguatan pendidikan vokasi yang terintegrasi dengan dunia kerja dan perguruan tinggi vokasi.
“Melalui kegiatan ini, kami juga ingin memperkenalkan Polindra sebagai satu-satunya perguruan tinggi vokasi negeri di Kabupaten Indramayu yang memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi,” ujar Makrus.
Makrus menambahkan, Forum PPVI-IGVIM Kabupaten Indramayu melibatkan guru-guru MGMP kejuruan maupun umum sebagai bentuk sinergi dalam pengembangan pendidikan vokasi daerah. Ia juga menyebutkan bahwa di wilayah Jawa Barat, baru tiga kabupaten yang telah membentuk Forum PPVI-IGVIM, yaitu Kabupaten Garut, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Indramayu.
Pada kesempatan yang sama, Moh. Ali Fikri, M.Kom., yang mewakili Direktur Politeknik Negeri Indramayu sekaligus menjadi narasumber seminar, memaparkan materi bertajuk “Peran Politeknik terhadap Kebutuhan Industri untuk Generasi Emas Indramayu”. Dalam pemaparannya, Ia menekankan pentingnya penyelarasan (link and match) antara SMK, Polindra, dan Kawasan Industri Losarang (KIL).
Menurutnya, peran Polindra yaitu menyelaraskan atau link and match antara SMK, Polindra, dan Kawasan Industri Losarang (KIL). Selasa 26 Mei 2026,
Sehingga dengan adanya link and match antara SMK, Polindra, dan Perusahaan WIP selaku developer industri di Kawasan Losarang mendapatkan SDM putra-putri daerah yang unggul baik lulusan SMK maupun Politeknik dan tentunya semakin banyak lulusan Vokasi yang terserap di dunia kerja.
Salah satu peserta seminar, Muhammad Biarizky dari SMK Miftahul Jannah Lelea, mengaku mendapatkan wawasan baru melalui kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara sekolah, perguruan tinggi, dan industri menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing lulusan SMK di tengah ketatnya persaingan dunia kerja.
Sementara itu, panitia kegiatan Ade Erik menyampaikan bahwa Forum PPVI-IGVIM di Kabupaten Indramayu baru terbentuk dan perlu adanya pengesahan, oleh karena nya hari ini diadakan pelantikan pengurus Forum PPVI-IGVIM Kabupaten Indramayu dan seminar “strategi penguatan link and match 2.0 di Satuan Pendidikan” .
Pemateri atau narasumber pada kegiatan seminar hari ini yaitu Pengawas Dinas Pendidikan (KCD) wilayah IX Provinsi Jawa Barat, Direktur Politeknik Negeri Indramayu, Disnaker Kabupaten Indramayu, dan pihak Kawasan Industri Losarang(KIL). Kegiatan Pelantikan Pengurus Forum PPVI-IGVIM dan Seminar ini berlangsung dari pukul 13.00 WIB sampai dengan 16.00 WIB.
Selain seminar luring, Forum PPVI-IGVIM Kabupaten Indramayu juga telah menyiapkan berbagai program peningkatan kompetensi guru vokasi secara daring. Tidak hanya itu, forum ini juga akan mendorong kerja sama dengan dunia industri guna meningkatkan penyerapan lulusan SMK ke dunia kerja.” tutup Ade. *** (Red)
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.






















