Search
Beranda » Apa Kata Pembaca » Percakapan Ilmiah, Part Salah Paham tentang Sel Bakteri Buatan/Sintetis

Percakapan Ilmiah, Part Salah Paham tentang Sel Bakteri Buatan/Sintetis

  • May 9, 2024
  • 8:03 am
  • Apa Kata Pembaca
  • 09/05/2024
  • 08:03
Gambar ilustrasi pembuatan sel sintetis.

Bagikan

Rubrik kata pembaca kagetnews terbuka untuk umum sebagai wadah komunikasi dan penyampai aspirasi pembaca. Jika berminat silakan hubungi kontak person yang tertera dalam situs.

Oleh: Dr. Suhaeli Nawawi, M. Si.

Kagetnews | Kata Pembaca – Upaya manusia (baca: saintis) untuk mampu membuat segala sesuatu yang terdapat di dalam alam terus dilakukan. Tidak tanggung-tanggung para saintis bertekad untuk bisa membuat sel (sintetis/buatan).  Sel adalah makhluk hidup (organisme), yang diyakini oleh banyak kalangan memiliki roh (nyawa). Seandainya upaya itu bisa dilakukan, sudah pasti akan mengarah penciptaan organisme bersel kompleks, seperti manusia. Hal ini sebagaimana hasil percakapan dengan saintis Craig Venter yang berhasil menciptakan sel sintetis. Namun,  setelah dicermati, ternyata bahan bakunya berupa bagian sel hasil kloning. Hal itu tidak ada bedanya dengan pembuatan daging sintetetis, yang berasal dari sel otot sapi yang dikembangbiakkan. MUI sendiri sudah mengeluarkan fatwa bahwa daging buatan hasil budidaya dari organ sel sapi halal.

“Seorang profesor fisiologi dari North Carolina State University dengan keahlian dalam budidaya sel hewan di laboratorium, bernama Paul Mozdziak, PhD menyatakan bahwa pada dasarnya, daging buatan diproduksi dengan mengekstraksi semua protein otot dan membentuknya kembali. Dilansir dari laman Popular Mechanics, sebagian besar perusahaan yang telah mengungkapkan metode pembuatan daging mereka kepada publik, mulai membuat daging dari sel fibroblas untuk bahan budidayanya. Dalam otot hewan, terdapat jaringan ikat yang disebut dengan epimisium. Di dalamnya, terdapat sel-sel otot individual yang dikelompokkan menjadi satu bundel, dan masing-masing bundel ini dikelilingi oleh lapisan jaringan ikat yang disebut perimisium.”

https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6946483/ilmuwan-ungkap-metode-ciptakan-daging-di-laboratorium-apa-saja-bahannya

Suhaeli Nawawi: Para master sains, mohon penjelasan proses pembuatan sel sintetis yg diinisiasi oleh Craig Venter, seperti gambar di bagian bawah berikut ini.

Proses pembuatan daging sintetis.

Kaisen Vcaldis: Jadi gini wir saya jelasin proses pembuatan sel sintetis yah.

1.Desain: Ini ni tahap yg melibatkan pembuatan sekuen DNA pada komputer. Ini adalah tahap di mana sekuen genetik dirancang secara digital.

2.Sintesis: Pada tahap ini, sekuen yang telah dirancang kemudian disintesis menjadi DNA fisik. Empat botol yang dilabeli A, G, C, T dalam gambar mewakili nukleotida yang digunakan dalam konstruksi DNA fisik dari sekuen yang dirancang.

3.Konstruksi: Tahap ini melibatkan perakitan nukleotida untuk membentuk untai DNA lengkap. Segitiga berwarna yang menunjuk ke dalam tabung uji dalam gambar melambangkan proses perakitan ini.

4.Tes: di sini DNA sintetis yg telah dibuat diuji untuk viabilitas dan fungsionalitas. Dua lingkaran biru dalam gambar melambangkan sel; satu lebih besar dengan yang lebih kecil di dalamnya menunjukkan pengujian pertumbuhan sel dan viabilitas.

5.Kloning: nah tahap terakhir ini melibatkan kloning DNA sintetis yang layak untuk menciptakan sel sintetis. Tiga lingkaran biru yang terhubung dalam gambar menunjukkan proses transplantasi dan isolasi yang mengarah ke pertumbuhan sel sintetis baru.

Kepada para pembaca harap dicatat yah bahwa meskipun DNA dalam sel sintetis ini dibuat dari awal, sel itu sendiri tidak sepenuhnya dibuat dari awal. Sebaliknya, tim Venter memulai dengan sel dari jenis bakteri yang sangat sederhana yang disebut mycoplasma. Mereka menghancurkan DNA dalam sel-sel ini dan menggantinya dengan DNA yang dirancang di komputer dan disintesis di laboratorium.

Suhaeli Nawawi: Kaisen Vcaldis, terima kasih sekali atas penjelasannya.

Masih boleh bertanya? Bisa tidak membuat mikoplasma dari nonsel?

Kaisen Vcaldis: Suhaeli Nawawi, jawabannya adalah tidak, karena mikoplasma merupakan organisme seluler prokariota yang memiliki struktur sel dengan dinding sel yang sangat tipis atau bahkan tidak ada. Ini berarti bahwa mikoplasma tidak dapat diciptakan dari nonsel atau material non-hidup, karena mikoplasma sendiri adalah bentuk kehidupan yang terdiri dari sel-sel yang memiliki struktur dan fungsi biologis yang kompleks.

Dalam konteks pembuatan sel sintetis, seperti yang saya jelaskan sebelumnya, prosesnya dimulai dengan sel mikoplasma yang sudah ada dan kemudian dilakukan modifikasi pada DNA dalam sel-sel tersebut. Jadi, sementara DNA dalam sel sintetis mungkin dibuat dari awal, sel itu sendiri berasal dari organisme hidup yang sudah ada sebelumnya, dalam hal ini adalah mikoplasma.

Suhaeli Nawawi: Kaisen Vcaldis, luar biasa, terima kasih “tak terhingga”.


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

  • Ilmiah, Kata Pembaca, Percakapan
PrevSebelumnyaBagaimana Allah ada dengan Sendirinya? (Sebuah Percakapan Keilmuan)
TerbaruPenerapan Penguatan Profil Pelajar Pancasila Gagal di Peringatan Hari Lahir PancasilaNext
Desa
Tani
Nelayan
Desa

Potret Kuwu desa Sudimampir Lor, Ade Nanto bersama Kapolsek Balongan dalam Acara Mapag Sri tahun 2026. (ist)

Pemdes Sudimampir Lor Gelar Acara Mapag Sri, Ungkapan Rasa Syukur Bagi Para Petani

Potret Kegiatan perdana Tradisi Mapag Sri di era Kuwu Mukmin desa Rawadalem. (ist)

Lestarikan Kearifan Lokal, Pemdes Rawadalem Gelar Mapag Sri Perdana

Potret Pemdes Legok saat acara persiapan adat Mapag Tamba warisan leluhur. (ist)

Pemdes Legok Gelar Ritual Adat Mapag Tamba, Simbol Harapan dan Keselamatan Warga

Potret Ogoh-ogoh Dewi Shinta Karnaval Krasak Sahitya Raksa ke-52 di desa Krasak. (ist)

Ribuan Warga Tumpah Ruah Sambut Karnaval Krasak Sahitya Raksa Ke-52

Potret sekdes Daiyah (ketiga dari kiri), Kuwu Lelea, H. Sunarta (kiri), Bupati Lucky Hakim (kedua dari kanan), Camat Lelea, Atang Suwandi (kanan). (ist)

Sekdes Daiyah Raih Penghargaan Atas Dedikasi dan Kepedulian Dari Bupati Indramayu

Tani

Potret papan informasi pekerjaan pemeliharaan jaringan irigasi tersier desa Rajasinga. (ist)

Petani Rajasinga Sambut Baik Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Photo Babinsa Kaweron Koramil 0808/16 Talun Serda Edi Prasetiyo, 19/10/2025 (Ist)

Wujud Kepedulian TNI Pada Ketahanan Pangan, Babinsa Kaweron Bantu Petani Tanam Padi

Ketahanan Pangan Jagung di Desa Bojong Kulon Terus Ditingkatkan

Serikat Tani Indramayu Demo Tuntut Fasilitas Penunjang Pertanian

Semua Camat ‘Ngantor’ di Pintu Air Nina Agustina: Tindak Tegas Jika Ada Mafia Air

Nelayan

Potret Bupati Indramayu, Lucky Hakim Blusukan Tinjau Langsung Pengerukan Pelabuhan Dadap, 23/10/2025 (Ist).

Lucky Hakim Blusukan, Percepat Pelabuhan Dadap Untuk Mengangkat Perikanan Indramayu

Kemeriahan Pesta Laut di Pesisir Pantai Karangsong Indramayu

SPBUN dan Asuransi Perikanan untuk Perlindungan Nelayan Kecil

Pasokan Ikan Aman, Menteri KKP Pantau Produksi di Indramayu

Longboat Berpenumpang 11 Orang Selamat Setelah Alami Kerusakan Mesin di Perairan Maluku Tenggara

Berita lainnya

Lepas 30 Transmigran Penggerak ke 6 Kawasan Transmigrasi, BPPMT Pekanbaru Catat Sejarah Baru

Potret Bupati Indramayu, Lucky Hakim terima penghargaan dari Kemendagri di hari otonomi daerah. (ist)

Kabupaten Indramayu Raih Penghargaan Nasional Dari Kemendagri

Purna Tugas! Relawan Mapalangit Biru Tinggalkan Jejak Kemanusiaan di Sumatra Utara

Melihat Konsumen MBG & Konsumen Pendidikan dalam Gugatan ke MK

PPPI Tantang Kejati Jabar, Tetapkan Tersangka Kasus Tuper DPRD Indramayu Dalam Waktu 30 Hari!

Selain Syaefudin, Nama Muhaemin Muncul Sebagai Kandidat Calon Tersangka Tuper DPRD Indramayu?

Citizen Law Suit: Kado Harkonas 2026?

Potret momentum harlah ke-66 IKA PMII Indramayu di area Tugu Perjuangan. (ist)

Momentum Harlah ke-66 IKA PMII Indramayu: Terus Komitmen Untuk Kemajuan Daerah

Potret logo HPN Bekasi Raya tahun 2026. (ist)

HPN Bekasi Raya 2026 Digelar 7–9 Mei, Sekaligus Momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia

Menolak Lupa, PPPI Kembali Tagih Janji Kejati Jabar Terkait Kasus Tuper DPRD

WARTA

  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka
  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka

FEATURED

  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto
  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto

INTEREST

  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM
  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM

INFORMASI

  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK

Copyright © 2026 kagetnews.com - All Right Reserved

© 2026 Kagetnews.com. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

  • Warta
    • Warta Terkini
    • Warta Desa
    • Warta Tani
    • Warta Nelayan
    • Desa Dalam Angka
  • Featured
    • Inspirasi
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Foto
    • Apa Kata Pembaca
    • Aspirasi
  • Interest
    • Bencana
    • Budaya
    • Budidaya
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Wisata
    • Icip-Icip
    • UMKM
  • Informasi
    • Jual Beli Rangkas
    • Beasiswa
    • Loker
    • Properti