Search
Beranda » Opini » Konsep Dasar dan Karakteristik Ekonomi Islam

Konsep Dasar dan Karakteristik Ekonomi Islam

  • taufid
  • October 24, 2022
  • 11:58 pm
  • Opini, Religi
  • taufid
  • 24/10/2022
  • 23:58

Bagikan

Oleh: Abdul Barri

 

Ekonomi Islam merupakan manifestasi dari visi agama Islam itu sendiri, yaitu sebagai agama rahmatan lil‘alamin, agama yang membawa kepada kebaikan dan kesejahteraan bagi seluruh umat manusia di muka bumi ini. Ekonomi Islam yang berlandaskan pada Alqur’an dan Hadits memberi penekanan bahwa segala sesuatu yang kita miliki hakikatnya adalah milik sang Pencipta, sehingga hal ini dapat mencegah manusia dari sifat serakah sekaligus menumbuhkan kesadaran dalam dirinya akan pentingnya arti berbagi kepada sesama.

Oleh karenanya berlandaskan pada nilai-nilai Ketuhanan (Ilahiah), sistem ekonomi Islam sangat berbeda dengan sistem ekonomi kapitalis yang berlandaskan pada ajaran kapitalisme, juga jauh berbeda dengan sistem ekonomi sosialis yang berlandaskan pada ajaran sosialisme. Jika diperhatikan dengan seksama, sistem ekonomi Islam merupakan hasil dari kompromi antara kedua sistem tersebut di atas, namun dalam banyak hal sistem ekonomi Islam tentunya sangat berbeda sama sekali dengan kedua sistem ekonomi tersebut.

Dalam pandangan Yusuf al-Qaradhawi Ekonomi Islam berasaskan pada ketuhanan (iqtishad Rabbani), berorientasi pada akhlak (iqtishad akhlaqi), berwawasan pada kemanusiaan (iqtishad insani), dan ekonomi pertengahan (iqtishad wasati). Dari pengertian yang dirumuskan ini melahirkan empat karakteristik ekonomi Islam, yang dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Iqtishad Rabbani (Ekonomi Ketuhanan)
Segala aspek dalam Islam tidak bisa lepas dari nilai-nilai tauhid. Ini merupakan karakteristik pertama yang membedakannya dengan sistem ekonomi lainnya. Tidak ada sistem ekonomi lain di dunia ini yang mengaitkannya dengan unsur-unsur ketuhanan dalam praktik-praktik sehari-hari.

Ekonomi dalam pandangan Islam bukanlah semata-mata tujuan hidup. Islam memang menganjurkan bahkan mewajibkan umatnya untuk bekerja sekuat tenaga untuk mencapai kehidupan yang baik dan sejahtera tetapi bukan sebagai tujuan akhir tetapi bukan berarti dengan menghalalkan segala cara demi mencapai tujuan tersebut. Seorang muslim tentunya akan selalu taat terhadap hukum Allah SWT, sehingga ia akan menghindari dirinya dari apa yang diharamkan oleh Allah, tidak melakukan kecurangan, tidak melakukan perbuatan dzalim, tidak menipu, menyuap dan menerima suap, dan senantiasa menjauhkan diri dari hal-hal syubhat. Disamping itu, ketika seorang muslim memiliki harta, dalam hatinya timbul keyakinan bahwa dalam harta yang ia miliki terdapat hak-hak kaum fakir miskin.

2. Iqtishad Akhlaqi (Ekonomi Akhlak)
Komponen akhlak dalam Islam harus diintegrasikan dalam setiap aspek kehidupan manusia, termasuk dalam bidang ekonomi. Pengintegrasian ini menjadi salah satu hal dasar yang membedakan sistem ekonomi Islam dengan ekonomi konvesional. Seorang muslim individu maupun kelompok pada setiap langkahnya baik yang berkaitan dengan produksi, distribusi dan konsumsi tidak bebas melakukan apa saja atau apa yang hanya akan menguntungkan baginya karena seorang muslim terikat oleh etika dalam setiap kegiatan ekonominya.

3. Iqtishad Insani (Ekonomi Kerakyatan)
Di dalam ekonomi Islam, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Untuk melakukannya, setiap manusia dibimbing dengan pola kehidupan rabbani sekaligus manusiawi sehingga ia mampu melaksanakan kewajibannya terhadap Tuhan, terhadap dirinya, keluarga, dan kepada manusia lain secara umum. Dalam pandangan Islam kehidupan yang ideal adalah terpenuhinya dua unsur yang saling membutuhkan dan saling melengkapi satu sama lain. Kedua unsur tersebut yaitu unsur materi dan unsur spiritual. Dengan harta kekayaan yang dimilikinya, tidak menjadi jaminan bagi seseorang mendapatkan kebahagiaan, karena pada hakikatnya kebahagiaan, kedamaian terdapat pada hati yang selalu bersyukur atas nikmat yang telah didapat.

4. Iqtishad Wasati (Ekonomi Pertengahan)
Sistem ekonomi Islam adalah ekonomi pertengahan. Islam mengakui hak individu dan hak masyarakat, kedua hak tersebut diletakkan dalam neraca yang adil (pertengahan). Islam memandang bahwa dunia layaknya seperti kebun tempat menanam dan mengumpulkan bekal untuk menuju kehidupan yang kekal abadi yaitu negeri akhirat.

*Penulis merupakan seorang Dosen di STAI Al Masthuriyah Sukabumi.


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

  • Ekonomi Islam, Konsep Islam, Opini, Religi
PrevSebelumnyaOknum yang Membuat Citra TNI Buruk
TerbaruBPJPH Review Manual Sistem Jaminan Produk Halal Rumah Potong​​​​​​​Next
Desa
Tani
Nelayan
Desa

Potret Juru tulis desa Pawidean, Taufik Kurohman. (ist)

Desa Pawidean Gelar Tradisi Mapag Sri: Dimulai Sunatan Massal, Doa Bersama dan Dimeriahkan Wayang Kulit

Potret Forkopimcam Balongan Hadiri Mapag Sri di Desa Sukareja. (ist)

Forkopimpcam Balongan Hadiri Acara Mapag Sri di Desa Sukareja, Semoga Petani Hasilkan Padi yang Melimpah

Potret Kantor Kuwu desa Sukasari Kecamatan Arahan. (ist)

Tiga Pamong Desa Sukasari Mengaku Siap Hadapi Kebijakan Penjabat Kuwu

Potret perangkat desa Sudimampir lor, Camat Balongan, Sekmat Balongan, UPTD Pertanian Indramayu, BPP Balongan, UPI Rencana, BBWS Cisanggarung KTNA Kecamatan Balongan, Kelompok tani saat ubinan di desa Sudimampir Lor. (ist)

Camat Balongan Dampingi BPP Balongan Lakukan Ubinan di Desa Sudimampir Lor

Potret Kuwu desa Sudimampir Lor, Ade Nanto bersama Kapolsek Balongan dalam Acara Mapag Sri tahun 2026. (ist)

Pemdes Sudimampir Lor Gelar Acara Mapag Sri, Ungkapan Rasa Syukur Bagi Para Petani

Tani

Potret papan informasi pekerjaan pemeliharaan jaringan irigasi tersier desa Rajasinga. (ist)

Petani Rajasinga Sambut Baik Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Photo Babinsa Kaweron Koramil 0808/16 Talun Serda Edi Prasetiyo, 19/10/2025 (Ist)

Wujud Kepedulian TNI Pada Ketahanan Pangan, Babinsa Kaweron Bantu Petani Tanam Padi

Ketahanan Pangan Jagung di Desa Bojong Kulon Terus Ditingkatkan

Serikat Tani Indramayu Demo Tuntut Fasilitas Penunjang Pertanian

Semua Camat ‘Ngantor’ di Pintu Air Nina Agustina: Tindak Tegas Jika Ada Mafia Air

Nelayan

Potret Bupati Indramayu, Lucky Hakim Blusukan Tinjau Langsung Pengerukan Pelabuhan Dadap, 23/10/2025 (Ist).

Lucky Hakim Blusukan, Percepat Pelabuhan Dadap Untuk Mengangkat Perikanan Indramayu

Kemeriahan Pesta Laut di Pesisir Pantai Karangsong Indramayu

SPBUN dan Asuransi Perikanan untuk Perlindungan Nelayan Kecil

Pasokan Ikan Aman, Menteri KKP Pantau Produksi di Indramayu

Longboat Berpenumpang 11 Orang Selamat Setelah Alami Kerusakan Mesin di Perairan Maluku Tenggara

Berita lainnya

Potret Ketua Umum IKAPMI DIY periode 2026-2030, Abdul Kholik. (ist)

Alumni Jogja IKAPMI Resmi Dilantik, Siap Kawal Kebijakan Pemkab Indramayu

Potret Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan Polres Metro Jakarta Barat Akp Alexander Tengbunan. (ist)

Pria Dibacok di Grogol Petamburan, Polisi Pastikan Bukan Aksi Pembegalan

Potret diduga sekelompok pengunjung dari pihak korban pembunuhan Paoman yang hina Profesi Jurnalis. (ist)

Diduga Sekelompok Pengunjung Hina Profesi Jurnalis, Picu Amarah Insan Pers Indramayu

Potret Direktur Penggalangan Relawan DPP PSI Furqan AMC. (ist)

Kecam Keras Israel, PSI Dukung Sepenuhnya Upaya Pemerintah RI Membebaskan Relawan dan Jurnalis

Potret Pemkab Indramayu genjot pembangunan jalan beton di desa Karangsinom dan Kedungdawa. (ist)

Pemkab Indramayu Genjot Pembangunan Jalan Beton di Karangsinom dan Kedungdawa

Potret PK PMII Indramayu. (ist)

Pembangunan Berkelanjutan atau Singkirkan Rakyat? Catatan Forum Agraria PMII Indramayu

Potret FPN saat melakukan aksi solidaritas kemanusiaan di Jakarta. (Ist)

FPN Minta Presiden Prabowo Bebaskan Aktivis Kemanusiaan dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Israel

Potret Bupati Lucky Hakim bersama DPRD Indramayu. (ist)

Rapat Paripurna DPRD Indramayu Bahas Alih Status RSUD M.A Sentot dan Penyertaan Modal PT BPR

Potret sidang pembunuhan keluarga Paoman. (ist)

Pengacara Kondang Toni RM Curiga Ada Tekanan, Priyo Cabut Kuasa Hukum

Potret terdakwa Priyo bikin heboh saat mendadak cabut kuasa hukum Toni RM di Persidangan. (ist)

Heboh di PN Indramayu, Priyo Mendadak Cabut Kuasa Toni RM Usai Didatangi Polisi

WARTA

  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka
  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka

FEATURED

  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto
  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto

INTEREST

  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM
  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM

INFORMASI

  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK

Copyright © 2026 kagetnews.com - All Right Reserved

© 2026 Kagetnews.com. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

  • Warta
    • Warta Terkini
    • Warta Desa
    • Warta Tani
    • Warta Nelayan
    • Desa Dalam Angka
  • Featured
    • Inspirasi
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Foto
    • Apa Kata Pembaca
    • Aspirasi
  • Interest
    • Bencana
    • Budaya
    • Budidaya
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Wisata
    • Icip-Icip
    • UMKM
  • Informasi
    • Jual Beli Rangkas
    • Beasiswa
    • Loker
    • Properti