Search
Beranda » Opini » Fatamorgana Investasi: Indramayu Reang atau Indramayu Meriang?

Fatamorgana Investasi: Indramayu Reang atau Indramayu Meriang?

  • taufid
  • March 20, 2026
  • 12:31 pm
  • Opini
  • taufid
  • 20/03/2026
  • 12:31
Gambar ilustrasi (dokumentasi: Kang Jawer).

Bagikan

Oleh: Umam Ishartanto

Kagetnews | Opini – Indramayu hari ini sedang mempertontonkan sebuah teater paradoks yang menyakitkan. Di atas mimbar-mimbar kekuasaan, Pemerintah Kabupaten Indramayu pimpinan Lucky Hakim dan Syaefudin dengan bangga memamerkan angka investasi yang menembus ratusan miliar rupiah. Narasi pembangunan pabrik sepatu raksasa di Cikawung dengan janji 30.000 lapangan kerja terus digoreng sebagai “obat penawar rindu” bagi para pencari kerja. Namun, jika kita menanggalkan kacamata merah muda pemerintah dan melihat data objektif, yang kita temukan bukanlah solusi, melainkan kegagalan sistemik yang nyata.

Data BPS per Agustus 2025 adalah tamparan keras bagi rezim Lucky-Syaefudin. Di tengah klaim keberhasilan investasi, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) justru merangkak naik menjadi 6,47%. Lebih tragis lagi, sekitar 30.000 pekerja di sektor formal hilang dari peredaran. Artinya, saat pemerintah sibuk menggunting pita pabrik baru, puluhan ribu warga Indramayu justru kehilangan kepastian hidup di sektor-sektor yang sudah ada. Ini bukan prestasi, ini adalah degradasi kesejahteraan yang dibalut dengan pencitraan!

Kami, sebagai mahasiswa dan pemuda Indramayu, melihat setidaknya ada tiga borok besar yang harus segera dibedah oleh pasangan Lucky-Syaefudin:

Pertama: Ironi Penonton di Rumah Sendiri (Mismatch Kompetensi)

Visi “Ekonomi Kerakyatan” dalam Panca Karsa hanya akan menjadi mitos jika kurikulum pendidikan kita tidak pernah bersinggungan dengan kebutuhan industri yang didatangkan. Pemerintah seolah-olah “menjual” lahan Indramayu kepada investor tanpa menyiapkan/SDM. Jangan sampai pabrik-pabrik megah berdiri di atas tanah leluhur kami, namun karyawannya justru “diimpor” dari luar daerah dengan alasan kompetensi. Jika pemerintah gagal melakukan sinkronisasi pelatihan kerja (BLK) dengan kebutuhan pabrik sepatu di Cikawung atau industri di Losarang, maka warga lokal hanya akan berakhir menjadi petugas parkir atau pedagang asongan di depan gerbang pabrik milik asing.

Kedua: Kehancuran Sektor Formal dan Jebakan Sektor Informal

Penurunan jumlah pekerja formal sebesar 30 ribu orang menunjukkan bahwa iklim usaha di Indramayu sedang tidak sehat. Pemerintah terlalu fokus mengejar “investasi baru” yang mentereng di media, namun abai menjaga industri lokal yang sudah ada dari kebangkrutan. Masyarakat dipaksa beralih ke sektor informal yang tidak memiliki jaminan sosial, tidak memiliki upah minimum yang tetap, dan penuh ketidakpastian. Apakah ini yang dimaksud dengan Indramayu REANG? Mengganti buruh pabrik yang terlindungi menjadi pedagang kecil yang terjepit modal dan ruang?

Ketiga: Super Apps Wong Reang atau Super Apps Pemuas Ego?

Kami mendesak transparansi total dalam rekrutmen tenaga kerja. Jangan biarkan Super Apps Wong Reang hanya menjadi sekadar gimmick digital tanpa efektivitas nyata. Rahasia umum mengenai praktik “titipan”, “uang masuk kerja” hingga jutaan rupiah, dan nepotisme dalam rekrutmen di Indramayu adalah penyakit menahun yang belum juga disembuhkan. Jika sistem rekrutmen masih dipenuhi praktik kotor, maka akses kerja hanya milik mereka yang punya “orang dalam” atau “kantong tebal”. Mahasiswa menuntut agar setiap lowongan di Indramayu dibuka secara telanjang dan dapat dipantau oleh publik tanpa intervensi kepentingan politik manapun!

Penutup: Jangan Biarkan Rakyat Hanya Menelan Angka

Pemerintah Kabupaten Indramayu harus berhenti merasa sukses hanya karena angka investasi di atas kertas naik. Investasi tanpa penyerapan tenaga kerja lokal yang signifikan adalah pengkhianatan terhadap konstitusi dan janji politik. Memasuki pertengahan 2026 ini, kami memberikan peringatan: Jika angka pengangguran terus menanjak dan sektor formal terus tergerus, maka Visi Indramayu REANG tak lebih dari sekadar slogan politik hampa yang dijual saat kampanye.

Sebagai individu yang terlahir di indramayu kita tidak butuh seremoni gunting pita yang meriah; kami butuh kepastian bahwa esok hari dapur warga Indramayu tetap mengepul karena mereka memiliki pekerjaan yang layak di daerahnya sendiri. Pemerintah, silakan bekerja atau bersiaplah menghadapi kemarahan generasi yang tak punya masa depan!


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

  • Indramayu, Industri, Opini
PrevSebelumnyaMelihat Zakat Fitrah & Pajak dari Sisi Politik Hukum Perlindungan Konsumen
TerbaruCitizen Law Suit: Kado Harkonas 2026?Next
Desa
Tani
Nelayan
Desa

Potret Juru tulis desa Pawidean, Taufik Kurohman. (ist)

Desa Pawidean Gelar Tradisi Mapag Sri: Dimulai Sunatan Massal, Doa Bersama dan Dimeriahkan Wayang Kulit

Potret Forkopimcam Balongan Hadiri Mapag Sri di Desa Sukareja. (ist)

Forkopimpcam Balongan Hadiri Acara Mapag Sri di Desa Sukareja, Semoga Petani Hasilkan Padi yang Melimpah

Potret Kantor Kuwu desa Sukasari Kecamatan Arahan. (ist)

Tiga Pamong Desa Sukasari Mengaku Siap Hadapi Kebijakan Penjabat Kuwu

Potret perangkat desa Sudimampir lor, Camat Balongan, Sekmat Balongan, UPTD Pertanian Indramayu, BPP Balongan, UPI Rencana, BBWS Cisanggarung KTNA Kecamatan Balongan, Kelompok tani saat ubinan di desa Sudimampir Lor. (ist)

Camat Balongan Dampingi BPP Balongan Lakukan Ubinan di Desa Sudimampir Lor

Potret Kuwu desa Sudimampir Lor, Ade Nanto bersama Kapolsek Balongan dalam Acara Mapag Sri tahun 2026. (ist)

Pemdes Sudimampir Lor Gelar Acara Mapag Sri, Ungkapan Rasa Syukur Bagi Para Petani

Tani

Potret papan informasi pekerjaan pemeliharaan jaringan irigasi tersier desa Rajasinga. (ist)

Petani Rajasinga Sambut Baik Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Photo Babinsa Kaweron Koramil 0808/16 Talun Serda Edi Prasetiyo, 19/10/2025 (Ist)

Wujud Kepedulian TNI Pada Ketahanan Pangan, Babinsa Kaweron Bantu Petani Tanam Padi

Ketahanan Pangan Jagung di Desa Bojong Kulon Terus Ditingkatkan

Serikat Tani Indramayu Demo Tuntut Fasilitas Penunjang Pertanian

Semua Camat ‘Ngantor’ di Pintu Air Nina Agustina: Tindak Tegas Jika Ada Mafia Air

Nelayan

Potret Bupati Indramayu, Lucky Hakim Blusukan Tinjau Langsung Pengerukan Pelabuhan Dadap, 23/10/2025 (Ist).

Lucky Hakim Blusukan, Percepat Pelabuhan Dadap Untuk Mengangkat Perikanan Indramayu

Kemeriahan Pesta Laut di Pesisir Pantai Karangsong Indramayu

SPBUN dan Asuransi Perikanan untuk Perlindungan Nelayan Kecil

Pasokan Ikan Aman, Menteri KKP Pantau Produksi di Indramayu

Longboat Berpenumpang 11 Orang Selamat Setelah Alami Kerusakan Mesin di Perairan Maluku Tenggara

Berita lainnya

Potret Bupati Indramayu, Lucky Hakim. (ist)

Tak Berhenti di 2026, Lucky Hakim Tegaskan Pembangunan Jalan Berlanjut hingga 2027

Potret Hashim Djojohadikusumo, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ekonomi. (ist)

H. Mulyadi: Kehadiran Hashim Djojohadikusumo Jadi Penyemangat Petani Kedelai Indramayu

Potret persiapan rekontruksi ruas jalan Terisi - Tugu kecamatan Terisi. (ist)

DPUPR Indramayu Komitmen Benahi Jalan Terisi–Tugu demi Kelancaran Mobilitas Warga

Potret pengurus Ikatan Remaja Masjid (IKRAMA) Al Mujahirin Desa Sukamulya silaturahmi ke kediaman H. Mulyadi, SE. (ist)

Dorong Peran Generasi Muda, H. Mulyadi Beri Apresiasi untuk Pemuda IKRAMA Al Muhajirin

Potret ribuan peserta meriahkan color run ke-5 di Swiss Bellinn. (ist)

Ribuan Peserta Meriahkan Color Run Ke-5 Swiss-Belinn Indramayu

Potret salah satu pansus menyerahkan laporan kepada Ketua DPRD Indramayu. (ist)

DPRD Indramayu Gelar Rapat Paripurna, Matangkan Tiga Raperda Srategis Daerah

Potret Responsifitas Cepat' Kodim Indramayu bersama Karang Taruna desa Karangkerta Pembangunan KDMP. (ist)

Responsifitas Cepat Kodim Indramayu Diapresiasi Karang Taruna Desa Karangkerta

Logika Hukum Sapi Kurban dengan APBN dalam Perspektif Perlindungan Konsumen

Potret Kuasa hukum terdakwa Toni RM angkat bicara soal saksi dan CCTV. (ist)

Lima Saksi dan Rekaman CCTV Jadi Bukti Kunci, Kuasa Hukum Terdakwa Angkat Bicara

Potret rekonstruksi Jalan SP Sudikampiran – Gadingan di Kecamatan Sliyeg. (ist)

Pemkab Indramayu Genjot Infrastruktur Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

WARTA

  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka
  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka

FEATURED

  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto
  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto

INTEREST

  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM
  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM

INFORMASI

  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK

Copyright © 2026 kagetnews.com - All Right Reserved

© 2026 Kagetnews.com. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

  • Warta
    • Warta Terkini
    • Warta Desa
    • Warta Tani
    • Warta Nelayan
    • Desa Dalam Angka
  • Featured
    • Inspirasi
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Foto
    • Apa Kata Pembaca
    • Aspirasi
  • Interest
    • Bencana
    • Budaya
    • Budidaya
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Wisata
    • Icip-Icip
    • UMKM
  • Informasi
    • Jual Beli Rangkas
    • Beasiswa
    • Loker
    • Properti