Search
Beranda » Opini » Angket Buktikan Bangsa Masih Cerdas

Angket Buktikan Bangsa Masih Cerdas

  • March 17, 2024
  • 2:36 pm
  • Aspirasi, Opini
  • 17/03/2024
  • 14:36
Gambar ilustrasi.

Bagikan

Oleh: Hasbi Indra

Kagetnews | Opini – Kita hidup di negeri ini di atas yang di tahta, partai dan ormas. Inilah sikap rakyat yang sejati yang rindu bangsanya maju dan rakyat merasakan keadilan dan kemakmuran seluruhnya. Konsiderasi wajah bangsa menjadi pertimbangannya:

Hutang di angka 8000 triliun lebih, bunganya 500 triliun wajib bayar setiap tahun melalui hutang juga yang jadi beban rakyat jumlahnya puluhan juta yang miskin dan menganggur yang di tahun 2O14 hanya 2600 triliun, dan dalam pandangan Prof Hafidz Abbas  rakyat sedang  menikmati sedikit orang menguasai jutaan hektar tanah dan kekayaannya setara dengan puluhan juta dan bahkan di atas seratus juta  rakyat di negeri ini.

Rakyat pun masih menyaksikan ada yang  korupsi jumlah puluhan triliun di Asabri dan Jiwasraya uang rakyat yang dihukum sekedarnya dan bahkan 349 triliun yang belum tersentuh pengadilan oleh KPK dan lembaga hukum saat ini untuk citarasa Tahta.

Demokrasi yang rakyat takut bicara terancam jeruji besi yang kemudian bercitarasa otokrasi yang kembali ke pra sejarah berbangsa.

Perangkat berbangsa dan bernegara seolah dalam kolam nihilisme yang menunjukkan bangsa ini tercitra dan terkerangkeng menjadi manusia kelas dua yang tak bisa menolong bangsa dan nasib rakyatnya.

Bangsa merdeka 78 tahun lebih masih dalam kerangkeng sistem ekonomi dan politik yang hanya dinikmati oleh sekelompok orang tertentu.

Sistem ekonomi kapitalis dan politik liberalis yang negara abai pada nasib rakyat, rakyat tak ada yang melindungi.

Fenomena bangsa sepertinya yang  tak berbasis Pancasila dan  anak negeri yang tak berdaya menghadapinya dan tak berdaya potensinya berhadapan dengan potensi asing atau tuan yang tak terlihat kaum seper kaya yang sedang menguasai jagad ekonomi dan politik saat ini.

Kondisi yang ada bak kerangkeng sepertinya akan diteruskan melalui pemilu yang kontroversial hasil dari cawe-cawe dari tahta dan kaki tangannya yang ingin menghasilkan yang di tahta sebagai peng-peng.

• Tahta Peng-peng

Negara akan terus dalam kerangkeng yang di tahta dan pengendalinya adalah  pedagang yang sering disebut  Rizal Ramli (ekonom, almarhum) penguasa pengusaha (peng-peng).

Negara dibawanya berdagang dengan rakyat. Rakyat  selalu rugi yang di tahta selalu untung dan  semakin menggemukkan harta para benalu bangsa dengan memeras keringat rakyat melalui kenaikan hutang, kenaikan pajak, kenaikan harga kebutuhan hidup, pendidikan, kesehatan dan lainnya.

Bangsa yang semakin jauh dari cita konstitusi tak terwujud keadilan, kesetaraan manusia dan kemakmuran seluruh rakyat yang menjadi amanah konstitusi.

• Pemilu untuk rakyat banyak

Ada ratusan juta rakyat merasakan hal itu. Bagi kaum superkaya atau kaum kaya yang jumlahnya kurang dari 2 persen kondisi bangsa  saat ini tak merasakanya  tapi ada  ratusan juta rakyat merasakan hal itu.

Pemilu diselenggarakan untuk  bangsa meraih cita konstitusinya. Sangat disayangkan pemilu masih sangat diwarnai oleh kehendak kaum superkaya yang mereka tak merasakan nestapa rakyat pada umumnya.

Mereka menikmati pemimpin yang didesainnya berserta kaki tangan yang punya tahta, punya kuasa gambar dan kuasa angka dan kuasa bicara melalui kumpulan alat demokrasi yang menyebabkan negara tak pro rakyat atau abai dengan rakyat.

Melalui kaki tangannya tak segan menghalalkan segala cara bila perlu langgar etika dan konstitusi. Bila perlu kejujuran yang disyaratkan konstitusi tak dipedulikan.

Tahta melanggar etika dan bahkan konstitusi ada indikasi keberpihakannya. Tahta layaknya tak boleh menjadi alat kemenangan pihak tertentu melalui ASN atau melalui perangkat desa atau secara diam-diam menggerakkan alat negara lainnya dan juga menggunakan uang rakyat yang dikumpulkan berupa Bansos yang bisa mempengaruhi pilihan rakyat terhadap calon pemimpin negara.

Perilaku lain yang ditujukkan terutama oleh lembaga survei yang bermain angka yang umumnya tau bagi orang terdidik angkanya untuk menggiring opini dan mendukung kemenangan calon yang sudah dikontraknya untuk di menangkan. Kemudian kontroversial perilaku KPU yang Ketuanya sudah tiga kali di hukum moral yang berat dan sistem rekap yang kontroversial.

Fenomena yang digambarkan sangat jelas melanggar etika dan konstitusi negara yang harus dibuka oleh rakyat melalui hak angket oleh wakil rakyat.

Bangsa ini jangan kalah oleh sekelompok manusia yang puluhan tahun menikmati asset ekonomi dan asset kekayaanya berserta kaki tangannya yang jumlahnya tak banyak  menikmati kemerdekaan bangsa saat ini. Sementara yang lainnya anak bangsa menjadi kaki tangan langsung atau tak langsung untuk mereka menguasai ekonomi dan kemudian menguasai politik nagara.

Ini gambar sebuah bangsa yang tak berdaya oleh arogansi sekelompok kecil orang yang mengganggap yang lain manusia yang terus menjadi tak cerdas dan abai melihat kondisi bangsanya.

Layaknya buktikan bangsa masih cerdas buka kotak pendora melalui hak angket wakil rakyat. Bila tidak bangsa ini seperti bangsa yang masih tercitra bodoh pada saat penjajahan menghadapi VOC dan pemerintah penjajah dan kini memiliki nama lain yakni New VOC dan kaki tangannya. Buktikan anak bangsa umumnya masih memiliki kecerdasan merespons kondisi yang dihadapinya.

Malu dengan generasi para pahlawan dulu bila kita membiarkan bangsa ini berada di kondisi yang langitnya dikuasai New VOC dan kaki tangannya.

Bangsa yang pendidikannya sudah membudaya dan nilai kebangsaan dan nilai agamanya ada yang telah disebut ulama, pendeta, pastur, biksu dan juga disebut intelektual, jenderal polisi dan militer ada partai ada ormas termasuk ormas Islam berkerumun aktivisnya juga untuk kecerdasan bangsa nasibnya masih berada di alam ketakcerdasan??? Paling tidak kecerdasan politik untuk bangsa dan rakyat masih dimiliki.

Bogor Maret 2024
Penulis adalah seorang Dosen di UIKA Bogor


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

  • Angket, Aspirasi, Opini
PrevSebelumnyaPuasa Empati  Bangsa dan Rakyat
TerbaruMembangun Kesadaran Lingkungan melalui Penanganan PKL dan Sampah di Alun-Alun IndramayuNext
Desa
Tani
Nelayan
Desa

Potret Juru tulis desa Pawidean, Taufik Kurohman. (ist)

Desa Pawidean Gelar Tradisi Mapag Sri: Dimulai Sunatan Massal, Doa Bersama dan Dimeriahkan Wayang Kulit

Potret Forkopimcam Balongan Hadiri Mapag Sri di Desa Sukareja. (ist)

Forkopimpcam Balongan Hadiri Acara Mapag Sri di Desa Sukareja, Semoga Petani Hasilkan Padi yang Melimpah

Potret Kantor Kuwu desa Sukasari Kecamatan Arahan. (ist)

Tiga Pamong Desa Sukasari Mengaku Siap Hadapi Kebijakan Penjabat Kuwu

Potret perangkat desa Sudimampir lor, Camat Balongan, Sekmat Balongan, UPTD Pertanian Indramayu, BPP Balongan, UPI Rencana, BBWS Cisanggarung KTNA Kecamatan Balongan, Kelompok tani saat ubinan di desa Sudimampir Lor. (ist)

Camat Balongan Dampingi BPP Balongan Lakukan Ubinan di Desa Sudimampir Lor

Potret Kuwu desa Sudimampir Lor, Ade Nanto bersama Kapolsek Balongan dalam Acara Mapag Sri tahun 2026. (ist)

Pemdes Sudimampir Lor Gelar Acara Mapag Sri, Ungkapan Rasa Syukur Bagi Para Petani

Tani

Potret papan informasi pekerjaan pemeliharaan jaringan irigasi tersier desa Rajasinga. (ist)

Petani Rajasinga Sambut Baik Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Photo Babinsa Kaweron Koramil 0808/16 Talun Serda Edi Prasetiyo, 19/10/2025 (Ist)

Wujud Kepedulian TNI Pada Ketahanan Pangan, Babinsa Kaweron Bantu Petani Tanam Padi

Ketahanan Pangan Jagung di Desa Bojong Kulon Terus Ditingkatkan

Serikat Tani Indramayu Demo Tuntut Fasilitas Penunjang Pertanian

Semua Camat ‘Ngantor’ di Pintu Air Nina Agustina: Tindak Tegas Jika Ada Mafia Air

Nelayan

Potret Bupati Indramayu, Lucky Hakim Blusukan Tinjau Langsung Pengerukan Pelabuhan Dadap, 23/10/2025 (Ist).

Lucky Hakim Blusukan, Percepat Pelabuhan Dadap Untuk Mengangkat Perikanan Indramayu

Kemeriahan Pesta Laut di Pesisir Pantai Karangsong Indramayu

SPBUN dan Asuransi Perikanan untuk Perlindungan Nelayan Kecil

Pasokan Ikan Aman, Menteri KKP Pantau Produksi di Indramayu

Longboat Berpenumpang 11 Orang Selamat Setelah Alami Kerusakan Mesin di Perairan Maluku Tenggara

Berita lainnya

Potret warga saat sembelih hewan qurban di Masjid momen Idul Adha. (ist)

Sudah Tradisi 17 Tahun, Warga Desa Ini Berqurban Terpusat di Masjid

Ketua Karang Taruna Desa Karangkerta Kritiki Pembangunan KDMP yang Mangkrak!

Potret saksi ahli hukum pidana, Prof. Dr. Yongky Fernando, S.H., M.H., dari Universitas 17 Agustus 1945. (ist)

Sidang Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Paoman: Saksi Ahli Nilai Ada Pelanggaran Prosedur Penyidikan

Politeknik Negeri Indramayu Tampung 532 Mahasiswa Melalui Jalur SNBT 

Potret saksi ahli pidana Prof. Dr. Youngky Fernando dalam persidangan kasus pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu. (ist)

Prof. Youngky Angkat Bicara soal WhatsApp Ririn Log Out, Penyidik hingga Jaksa Bisa Dipidana

Potret Mahasiswa STID Al Biruni Babakan, Ciwaringin. (ist)

Belajar Bisnis dari Es Teh Koboi : Kang Zaki Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan

Potret Acara Hadiyu Akbar Bupati Indramayu ke-1. (ist)

Hadiyu Akbar Pertama, Bupati Indramayu Tegaskan Pentingnya Silaturahmi dan Prestasi Wujudkan Daerah Maju

Potret Ketua Umum IKAPMI DIY periode 2026-2030, Abdul Kholik. (ist)

Alumni Jogja IKAPMI Resmi Dilantik, Siap Kawal Kebijakan Pemkab Indramayu

Potret Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan Polres Metro Jakarta Barat Akp Alexander Tengbunan. (ist)

Pria Dibacok di Grogol Petamburan, Polisi Pastikan Bukan Aksi Pembegalan

Potret diduga sekelompok pengunjung dari pihak korban pembunuhan Paoman yang hina Profesi Jurnalis. (ist)

Diduga Sekelompok Pengunjung Hina Profesi Jurnalis, Picu Amarah Insan Pers Indramayu

WARTA

  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka
  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka

FEATURED

  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto
  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto

INTEREST

  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM
  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM

INFORMASI

  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK

Copyright © 2026 kagetnews.com - All Right Reserved

© 2026 Kagetnews.com. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

  • Warta
    • Warta Terkini
    • Warta Desa
    • Warta Tani
    • Warta Nelayan
    • Desa Dalam Angka
  • Featured
    • Inspirasi
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Foto
    • Apa Kata Pembaca
    • Aspirasi
  • Interest
    • Bencana
    • Budaya
    • Budidaya
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Wisata
    • Icip-Icip
    • UMKM
  • Informasi
    • Jual Beli Rangkas
    • Beasiswa
    • Loker
    • Properti