Kagetnews.com | Pekanbaru – Upaya meningkatkan kapasitas manusia di kawasan transmigrasi, sebuah langkah baru dimulai. Masyarakat di kawasan Transmigrasi Lagita, Bengkulu Utara didorong untuk melek dan mampu beradaptasi dengan teknologi, khususnya untuk menjangkau pasar yang lebih luas dalam memasarkan produk yang sudah dibuat oleh masyarakat di kawasan transmigrasi.
Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BPPMT) Pekanbaru Kementerian Transmigrasi hadir membawa perubahan melalui Pelatihan Digital Marketing yang digelar pada 7–13 Mei 2026 di Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, Kamis (7/5/2026).
Pelatihan ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bengkulu Utara, Sutrino. Dalam berbagai hal, ia menegaskan bahwa Kawasan Transmigrasi Lagita menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian serius dari Kementerian Transmigrasi, terutama dalam penguatan sumber daya manusia dan pengembangan ekonomi masyarakat.
“Sekarang zamannya sudah berubah. Produk masyarakat transmigrasi tidak hanya boleh dikenal di sekitar desa. Dengan digital marketing, produk lokal bisa dikenal lebih luas, bahkan menembus pasar nasional. Inilah peluang besar yang harus kita manfaatkan bersama,” ungkapnya.

Sebanyak 30 peserta dari 7 desa di Kawasan Transmigrasi Lagita mengikuti pelatihan ini dengan antusias. Mereka datang membawa mimpi yang sama: ingin usaha mereka berkembang, ingin produk mereka dikenal, dan ingin kehidupan keluarga menjadi lebih baik.
Ada yang membawa produk olahan pangan, hasil pertanian, kerajinan, hingga usaha rumahan yang selama ini dipasarkan secara sederhana. Kini, mereka belajar bagaimana sebuah foto produk bisa menarik perhatian, bagaimana media sosial dapat menjadi etalase usaha, dan bagaimana teknologi mampu menghubungkan desa dengan pasar yang lebih luas.
Di ruang pelatihan nantinya, yang tumbuh bukan hanya pengetahuan baru, tetapi juga rasa percaya diri. Bahwa masyarakat transmigrasi mampu bersaing. Bahwa desa juga bisa maju lewat teknologi. Dan bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk menghentikan perkembangan.
Pelatihan Digital Marketing ini menjadi bukti bahwa pembangunan kawasan transmigrasi hari ini tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga tentang membangun manusia yang kreatif, adaptif, dan siap menghadapi perubahan zaman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPPMDDT Bengkulu Kementerian Desa PDT, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bengkulu Utara, Camat Ketahun, Kepala Desa Giri Kencana, serta Transmigran Penggerak Kawasan Transmigrasi Lagita.
Melalui pelatihan ini, harapan itu terus menyala. Dari Lagita, masyarakat transmigrasi sedang bergerak. Belajar. Berinovasi. Dan membuktikan bahwa produk lokal juga mampu bersaing di era digital. Karena hari ini, bukan lagi soal siapa yang paling besar, tetapi siapa yang mau belajar dan terus bergerak maju.
Pewarta : Editor Merah
: LS
Apresiasi Spesial
Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.
Scan QRIS Berita Super
Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.






















