Search
Beranda » Opini » Tren Warna Sekolah di Indramayu Ikuti Arah Politik?

Tren Warna Sekolah di Indramayu Ikuti Arah Politik?

  • May 5, 2025
  • 2:16 am
  • Opini
  • 05/05/2025
  • 02:16
Potret gambar kolase perubahan warna gerbang (warna merah masa bupati Nina Agustina dari Patai PDIP, warna Biru (kanan) massa pemerintahan Luky Hakim. (Ist)

Bagikan

Oleh: M. Taufid Hidayat
Pengamat Pendidikan Indramayu

 

Kagetnews | Opini – Pendidikan, seharusnya menjadi pilar utama kemajuan bangsa, akan tetapi kini mulai terancam terpolitisasi politik kedaerahan. Fenomena perubahan warna cat sekolah pasca Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) belakangan ini menjadi tren di lembaga pendidikan yang ada di Indramayu. Apakah hal ini sekadar kebetulan, atau ada agenda tersembunyi di balik perubahan estetika tersebut?

Sekolah, sebagai lembaga pendidikan, seharusnya netral dan bebas dari kepentingan politik praktis. Warna sekolah, yang seharusnya mencerminkan suasana belajar yang kondusif dan menenangkan, kini terancam menjadi simbol afiliasi politik.

Perubahan warna sekolah, yang seringkali mengikuti warna partai pemenang pilkada, menimbulkan pertanyaan besar. Apakah ini bentuk loyalitas buta terhadap penguasa baru, atau ada tekanan terselubung dari pihak-pihak tertentu?

Praktik ini sangat disayangkan, karena dapat merusak citra sekolah sebagai lembaga pendidikan yang independen. Anak-anak, sebagai generasi penerus bangsa, seharusnya dididik untuk berpikir kritis dan objektif, bukan dijejali dengan simbol-simbol politik yang sempit.

Perubahan warna sekolah juga berpotensi memecah belah komunitas sekolah. Siswa, guru, dan orang tua yang memiliki pandangan politik berbeda dapat merasa tidak nyaman dan terpinggirkan. Hal ini tentu saja dapat mengganggu proses belajar mengajar dan menciptakan suasana yang tidak kondusif.

Lebih jauh lagi, perubahan warna sekolah dapat menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan. Jika praktik ini dibiarkan berlanjut, bukan tidak mungkin sekolah akan menjadi ajang kampanye politik terselubung.

Pemerintah daerah, sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan pendidikan, seharusnya bertindak tegas terhadap praktik ini jangan sampai turut terlibat menjadi hamba kekuasaan partai pemenang Pilkada dengan memgorbankan masa depan generasi penerus bangsa.

Pemerintah pusat juga perlu turun tangan untuk memberikan arahan dan pedoman yang jelas terkait dengan pengelolaan sekolah. Jangan sampai sekolah menjadi alat politik yang merusak citra pendidikan nasional.

Masyarakat juga perlu berperan aktif dalam mengawasi dan mengkritisi praktik ini. Jangan biarkan sekolah menjadi ajang politik yang merugikan anak-anak kita.

Perubahan warna sekolah juga menimbulkan pertanyaan terkait dengan anggaran. Dari mana dana untuk mengecat ulang sekolah berasal? Apakah dana tersebut dialokasikan secara transparan dan akuntabel?

Jika dana tersebut berasal dari anggaran pendidikan, maka ini merupakan penyalahgunaan anggaran yang sangat disayangkan. Dana pendidikan seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, bukan untuk mengecat ulang sekolah demi kepentingan politik

Oleh karena itu, pemilihan warna sekolah seharusnya dilakukan secara hati-hati dan mempertimbangkan aspek psikologis.

Perubahan warna sekolah juga dapat merusak estetika lingkungan. Sekolah, sebagai bagian dari lingkungan, seharusnya memiliki desain yang harmonis dan selaras dengan lingkungan sekitarnya. Jika warna sekolah terlalu mencolok atau tidak sesuai dengan lingkungan, maka hal ini dapat merusak estetika lingkungan.

Perubahan warna sekolah juga dapat menimbulkan masalah sosial. Jika perubahan warna sekolah dilakukan tanpa melibatkan partisipasi masyarakat, maka hal ini dapat menimbulkan konflik sosial. Masyarakat dapat merasa tidak dihargai dan diabaikan.

Oleh karena itu, perubahan warna sekolah seharusnya dilakukan secara partisipatif dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Libatkan siswa, guru, orang tua, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah dalam proses pengambilan keputusan sebagaimana yang diatur dalam Sisdiknas.

Perubahan warna sekolah juga dapat menjadi indikasi adanya praktik korupsi. Jika perubahan warna sekolah dilakukan secara tiba-tiba dan tanpa alasan yang jelas, maka hal ini dapat menimbulkan kecurigaan adanya praktik korupsi.

Oleh karena itu, perubahan warna sekolah seharusnya dilakukan secara transparan dan akuntabel. Publikasikan informasi terkait dengan anggaran, proses pemilihan warna, dan pihak-pihak yang terlibat dalam perubahan warna sekolah.

Perubahan warna sekolah juga dapat menjadi ajang pencitraan bagi penguasa baru. Penguasa baru dapat menggunakan perubahan warna sekolah sebagai cara untuk menunjukkan kekuasaan dan pengaruhnya.

Oleh karena itu, perubahan warna sekolah seharusnya tidak dijadikan sebagai ajang pencitraan bagi penguasa baru. Fokuskan perhatian pada peningkatan kualitas pendidikan, bukan pada perubahan warna sekolah.

Perubahan warna sekolah dikhawatirkan akan menjadi simbol perpecahan bangsa. Jika perubahan warna sekolah dilakukan secara paksa dan tanpa mempertimbangkan keberagaman pandangan politik, maka hal ini dapat menjadi simbol perpecahan bangsa.

Oleh karena itu, perubahan warna sekolah seharusnya dilakukan secara bijaksana dan mempertimbangkan keberagaman pandangan politik. Jaga persatuan dan kesatuan bangsa di atas segala-galanya.

Perubahan warna sekolah, pada akhirnya, adalah cerminan dari kualitas pendidikan kita. Jika pendidikan kita berkualitas, maka kita akan mampu menghasilkan generasi penerus bangsa yang cerdas, kritis, dan berintegritas.

Oleh karena itu, mari kita tingkatkan kualitas pendidikan kita. Jangan biarkan kepentingan politik sesaat mengorbankan masa depan generasi penerus bangsa. Jaga sekolah sebagai lembaga pendidikan yang netral, independen, dan berkualitas.


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

  • Ganti Warna, Indramayu, Opini, Pendidikan, Politik, Sekolah
PrevSebelumnyaPendidikan di Indonesia Diambang Kekosongan Makna
TerbaruTahta Beban Bangsa Next
Desa
Tani
Nelayan
Desa

Potret Juru tulis desa Pawidean, Taufik Kurohman. (ist)

Desa Pawidean Gelar Tradisi Mapag Sri: Dimulai Sunatan Massal, Doa Bersama dan Dimeriahkan Wayang Kulit

Potret Forkopimcam Balongan Hadiri Mapag Sri di Desa Sukareja. (ist)

Forkopimpcam Balongan Hadiri Acara Mapag Sri di Desa Sukareja, Semoga Petani Hasilkan Padi yang Melimpah

Potret Kantor Kuwu desa Sukasari Kecamatan Arahan. (ist)

Tiga Pamong Desa Sukasari Mengaku Siap Hadapi Kebijakan Penjabat Kuwu

Potret perangkat desa Sudimampir lor, Camat Balongan, Sekmat Balongan, UPTD Pertanian Indramayu, BPP Balongan, UPI Rencana, BBWS Cisanggarung KTNA Kecamatan Balongan, Kelompok tani saat ubinan di desa Sudimampir Lor. (ist)

Camat Balongan Dampingi BPP Balongan Lakukan Ubinan di Desa Sudimampir Lor

Potret Kuwu desa Sudimampir Lor, Ade Nanto bersama Kapolsek Balongan dalam Acara Mapag Sri tahun 2026. (ist)

Pemdes Sudimampir Lor Gelar Acara Mapag Sri, Ungkapan Rasa Syukur Bagi Para Petani

Tani

Potret papan informasi pekerjaan pemeliharaan jaringan irigasi tersier desa Rajasinga. (ist)

Petani Rajasinga Sambut Baik Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Photo Babinsa Kaweron Koramil 0808/16 Talun Serda Edi Prasetiyo, 19/10/2025 (Ist)

Wujud Kepedulian TNI Pada Ketahanan Pangan, Babinsa Kaweron Bantu Petani Tanam Padi

Ketahanan Pangan Jagung di Desa Bojong Kulon Terus Ditingkatkan

Serikat Tani Indramayu Demo Tuntut Fasilitas Penunjang Pertanian

Semua Camat ‘Ngantor’ di Pintu Air Nina Agustina: Tindak Tegas Jika Ada Mafia Air

Nelayan

Potret Bupati Indramayu, Lucky Hakim Blusukan Tinjau Langsung Pengerukan Pelabuhan Dadap, 23/10/2025 (Ist).

Lucky Hakim Blusukan, Percepat Pelabuhan Dadap Untuk Mengangkat Perikanan Indramayu

Kemeriahan Pesta Laut di Pesisir Pantai Karangsong Indramayu

SPBUN dan Asuransi Perikanan untuk Perlindungan Nelayan Kecil

Pasokan Ikan Aman, Menteri KKP Pantau Produksi di Indramayu

Longboat Berpenumpang 11 Orang Selamat Setelah Alami Kerusakan Mesin di Perairan Maluku Tenggara

Berita lainnya

Potret warga saat sembelih hewan qurban di Masjid momen Idul Adha. (ist)

Sudah Tradisi 17 Tahun, Warga Desa Ini Berqurban Terpusat di Masjid

Ketua Karang Taruna Desa Karangkerta Kritiki Pembangunan KDMP yang Mangkrak!

Potret saksi ahli hukum pidana, Prof. Dr. Yongky Fernando, S.H., M.H., dari Universitas 17 Agustus 1945. (ist)

Sidang Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Paoman: Saksi Ahli Nilai Ada Pelanggaran Prosedur Penyidikan

Politeknik Negeri Indramayu Tampung 532 Mahasiswa Melalui Jalur SNBT 

Potret saksi ahli pidana Prof. Dr. Youngky Fernando dalam persidangan kasus pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu. (ist)

Prof. Youngky Angkat Bicara soal WhatsApp Ririn Log Out, Penyidik hingga Jaksa Bisa Dipidana

Potret Mahasiswa STID Al Biruni Babakan, Ciwaringin. (ist)

Belajar Bisnis dari Es Teh Koboi : Kang Zaki Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan

Potret Acara Hadiyu Akbar Bupati Indramayu ke-1. (ist)

Hadiyu Akbar Pertama, Bupati Indramayu Tegaskan Pentingnya Silaturahmi dan Prestasi Wujudkan Daerah Maju

Potret Ketua Umum IKAPMI DIY periode 2026-2030, Abdul Kholik. (ist)

Alumni Jogja IKAPMI Resmi Dilantik, Siap Kawal Kebijakan Pemkab Indramayu

Potret Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan Polres Metro Jakarta Barat Akp Alexander Tengbunan. (ist)

Pria Dibacok di Grogol Petamburan, Polisi Pastikan Bukan Aksi Pembegalan

Potret diduga sekelompok pengunjung dari pihak korban pembunuhan Paoman yang hina Profesi Jurnalis. (ist)

Diduga Sekelompok Pengunjung Hina Profesi Jurnalis, Picu Amarah Insan Pers Indramayu

WARTA

  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka
  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka

FEATURED

  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto
  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto

INTEREST

  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM
  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM

INFORMASI

  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK

Copyright © 2026 kagetnews.com - All Right Reserved

© 2026 Kagetnews.com. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

  • Warta
    • Warta Terkini
    • Warta Desa
    • Warta Tani
    • Warta Nelayan
    • Desa Dalam Angka
  • Featured
    • Inspirasi
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Foto
    • Apa Kata Pembaca
    • Aspirasi
  • Interest
    • Bencana
    • Budaya
    • Budidaya
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Wisata
    • Icip-Icip
    • UMKM
  • Informasi
    • Jual Beli Rangkas
    • Beasiswa
    • Loker
    • Properti