Search
Beranda » Opini » Waspada Oplosan Daging Celeng Menjelang Lebaran

Waspada Oplosan Daging Celeng Menjelang Lebaran

  • taufid
  • April 19, 2023
  • 7:16 pm
  • Opini
  • taufid
  • 19/04/2023
  • 19:16
Ilustrasi daging babi oplosan. (Sumber foto Pixabay)

Bagikan

Oleh: Dr. Firman Turmantara Endipradja

Kagetnews | JELANG lebaran, tidak sedikit pelaku usaha nakal melakukan berbagai cara untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya. Contoh, seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang berakhirnya bulan puasa muncul perang diskon di pusat-pusat perbelanjaan. Memberikan harga diskon kepada masyarakat boleh saja, tapi yang terjadi saat ini kebanyakan pelaku usaha melakukan mark up harga terlebih dulu sebelum didiskon yang pada ujungnya akan lebih mahal daripada harga sebenarnya dalam penjualan biasa. Praktek diskon seperti ini sudah bisa dikategorikan tindak pidana karena ada unsur penipuan.

Hari raya lebaran atau iedul fitri adalah hari raya bagi umat muslim dalam menutup/mengakhiri ibadah puasa selama satu bulan, dimana di dalam merayakan hari ini umat muslim mempersiapkannya dengan memenuhi berbagai kebutuhan. Kondisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun dalam masyarakat bahkan sudah menjadi tradisi bangsa Indonesia.

Merayakan hari kemenangan belum lengkap tanpa adanya sajian khas lebaran yang selalu ada di atas meja makan. Menu makanan khas lebaran sendiri biasanya merupakan masakan tradisional Indonesia yang selalu hadir di hari besar umat muslim ini, diantaranya yang berbahan daging sapi yang pasti jadi hidangan utama, seperti semur daging sapi, rendang, sambal goreng ati, dan soto.

Salahsatu modus pelaku usaha nakal adalah mencari kesempatan dalam kesempitan. Saat lebaran kaum muslim akan sibuk memenuhi kebutuhannya, termasuk menyediakan daging untuk dimasak dan dihidangkan. Namun sudah seringkali polisi melakukan penangkapan pelaku/pedagang dengan barang bukti berupa daging yang merupakan campuran daging babi hutan/celeng dan daging sapi yang siap dijual menjelang lebaran. Untuk itulah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak, Banten di tahun 2020 menghimbau masyarakat agar mewaspadai daging oplosan babi beredar di pasaran menjelang Lebaran Idul Fitri 1441 H/2020 M. Biasanya daging oplosan itu dijual dengan harga miring/murah. Pelaku menggunakan istilah daging impor agar pembeli percaya daging tersebut adalah daging sapi yang murah.

Masyarakat konsumen diminta untuk mewaspadai beredarnya daging celeng atau babi di pasaran. Kewaspadaan ini diperlukan menyusul terjadinya penangkapan oleh polisi terhadap pelaku penjual daging celeng di sejumlah wilayah di Indonesia. (7 Kasus Oplosan Daging Babi di Berbagai Daerah, kumparanNEWS, 21 Mei 2020 13:38). Berdasarkan penelusuran, kasus yang mirip juga terjadi di beberapa daerah lain. Misalnya di Lubuklinggau pada 2017; di Jenggawah, Jember, pada 2017; hingga di Tanjung Balai, Palembang, pada 2019.

Pelaku bisa dijerat dengan beberapa UU secara berlapis, yakni Undang Undang tentang Perlindungan Konsumen, Undang Undang tentang Perindustrian, Undang Undang tentang Perdagangan, UU tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, UU Pangan, UU Karantina, KUHPidana dan Kepmenag RI Nomor 518 tahun 2001 tentang pedoman Tata cara pemeriksaan dan penetapan Pangan Halal. Pelaku tersebut harus mendapat hukuman yang setimpal agar ada efek jera. Hukuman ini juga sebagai efek jera kepada pedagang lain yang memiliki niat tak baik terhadap konsumen. Di sisi lain, pengawasan yang dilakukan pemerintah terbilang lemah. Sebab, sudah beberapa kali ada temuan kasus penjualan daging sapi yang dioplos dengan daging celeng. Fungsi pengawasan yang dimiliki pemerintah belum dijalankan secara optimal, kalaupun dijalankan, belum kontinyu dan konsisten.

Celeng yang biasa diburu di Sumatera karena menjadi hama kebun sawit, harus diwaspadai peredarannya. Daging babi hutan ini bisa mengandung banyak penyakit, seperti cacing pita. Daging babi bukan komoditas larangan tapi harus penuhi persyaratan tertentu, seperti adanya Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Serat dagingnya sangat mirip dengan daging sapi, jadi ketika sudah dioplos, sangat susah mengidentifikasi. Harga daging celeng ini juga lebih murah atau setengah dari daging sapi.

Lebaran mempunyai peran besar dalam perekonomian di Indonesia. Dalam periode lebaran, konsumsi nasional meningkat secara signifikan. Dampak ekonomi lebaran ini juga bakal dirasakan pemerintah daerah melalui kenaikan PAD. Bagi sebagian besar umat muslim Indonesia hal ini diharamkan dan peredarannya meresahkan psikologis masyarakat. Maraknya penyelundupan daging celeng, terutama dari Sumatera ke Jawa harus menjadi perhatian serius pemerintah karena merugikan kaum muslim, baik secara materiil maupun kerugian immateril/keimanan yang kaitannya dengan soal adzab. (*)

*) DR. Firman Turmantara Endipradja, S.H.,S.Sos.,M.Hum./ Dosen Hukum Perlindungan Konsumen Pascasarjana Univ. Pasundan dan Pascasarjana Univ. Katolik Parahyangan/Wakil Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN RI.


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

  • Babi, Daging Oplosan, Konsumen, Sapi
PrevSebelumnyaBanyak Orang Memoles ” Citra Diri ” Jelang Pemilu 2024
TerbaruPerlindungan Hukum Terhadap Pencemaran UdaraNext
Desa
Tani
Nelayan
Desa

Potret Kantor Kuwu desa Sukasari Kecamatan Arahan. (ist)

Tiga Pamong Desa Sukasari Mengaku Siap Hadapi Kebijakan Penjabat Kuwu

Potret perangkat desa Sudimampir lor, Camat Balongan, Sekmat Balongan, UPTD Pertanian Indramayu, BPP Balongan, UPI Rencana, BBWS Cisanggarung KTNA Kecamatan Balongan, Kelompok tani saat ubinan di desa Sudimampir Lor. (ist)

Camat Balongan Dampingi BPP Balongan Lakukan Ubinan di Desa Sudimampir Lor

Potret Kuwu desa Sudimampir Lor, Ade Nanto bersama Kapolsek Balongan dalam Acara Mapag Sri tahun 2026. (ist)

Pemdes Sudimampir Lor Gelar Acara Mapag Sri, Ungkapan Rasa Syukur Bagi Para Petani

Potret Kegiatan perdana Tradisi Mapag Sri di era Kuwu Mukmin desa Rawadalem. (ist)

Lestarikan Kearifan Lokal, Pemdes Rawadalem Gelar Mapag Sri Perdana

Potret Pemdes Legok saat acara persiapan adat Mapag Tamba warisan leluhur. (ist)

Pemdes Legok Gelar Ritual Adat Mapag Tamba, Simbol Harapan dan Keselamatan Warga

Tani

Potret papan informasi pekerjaan pemeliharaan jaringan irigasi tersier desa Rajasinga. (ist)

Petani Rajasinga Sambut Baik Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Photo Babinsa Kaweron Koramil 0808/16 Talun Serda Edi Prasetiyo, 19/10/2025 (Ist)

Wujud Kepedulian TNI Pada Ketahanan Pangan, Babinsa Kaweron Bantu Petani Tanam Padi

Ketahanan Pangan Jagung di Desa Bojong Kulon Terus Ditingkatkan

Serikat Tani Indramayu Demo Tuntut Fasilitas Penunjang Pertanian

Semua Camat ‘Ngantor’ di Pintu Air Nina Agustina: Tindak Tegas Jika Ada Mafia Air

Nelayan

Potret Bupati Indramayu, Lucky Hakim Blusukan Tinjau Langsung Pengerukan Pelabuhan Dadap, 23/10/2025 (Ist).

Lucky Hakim Blusukan, Percepat Pelabuhan Dadap Untuk Mengangkat Perikanan Indramayu

Kemeriahan Pesta Laut di Pesisir Pantai Karangsong Indramayu

SPBUN dan Asuransi Perikanan untuk Perlindungan Nelayan Kecil

Pasokan Ikan Aman, Menteri KKP Pantau Produksi di Indramayu

Longboat Berpenumpang 11 Orang Selamat Setelah Alami Kerusakan Mesin di Perairan Maluku Tenggara

Berita lainnya

Potret Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bengkulu Utara, Sutrino. (ist)

Kuasai Digital Dari Lagita, Semangat Baru Masyarakat Kawasan Transmigrasi Menembus Pasar Digital

Nikita Willy Ungkap Alasan Berhijab: Aku Ingin Jadi Contoh yang Baik untuk Anak

Potret aksi demo mahasiswa Topi Jerami di depan Gedung DPRD Indramayu. (ist)

Demo Mahasiswa Topi Jerami Berujung Ricuh, Massa Lempar Ular ke Arah Aparat

Potret pengangkutan sampah di TPS Tegalurung. (ist)

Kuwu Abdullah Dorong DLH Indramayu Cari Solusi Penanganan Sampah

Potret penandatanganan persetujuan bersama antara pihak DPRD Kabupaten Indramayu dengan Pemerintah Daerah. (ist)

Ketua DPRD Indramayu Nurhayati Pimpin Sidang Paripurna, Bahas Perubahan Propemperda 2026

Polindra Perkuat Jejaring Global melalui Academic Exchange Agreement di Seoul

Potret Anggota DPRD Indramayu, Amroni saat foto bareng guru swasta se-Indramayu. (ist)

Halal Bihalal Guru Swasta Se-Indramayu, Sinergi dengan DPRD Wujudkan Pendidikan Maju

Potret Diduga Terdakwa Ririn di suasana sidang pembunuhan Paoman, Rabu (6/5/2026). (ist)

Kejangalan Terungkap Di Sidang Pembunuhan Paoman, Dakwaan JPU Tidak Sesuai Dengan Hasil Visum

Potret Kantor Kuwu desa Sukasari Kecamatan Arahan. (ist)

Tiga Pamong Desa Sukasari Mengaku Siap Hadapi Kebijakan Penjabat Kuwu

Potret Seminar Literasi Bahasa dan Moderasi Beragama di IAKN Ambon. (ist)

IAKN Ambon Gelar Seminar Literasi Bahasa dan Moderasi Beragama

WARTA

  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka
  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka

FEATURED

  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto
  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto

INTEREST

  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM
  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM

INFORMASI

  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK

Copyright © 2026 kagetnews.com - All Right Reserved

© 2026 Kagetnews.com. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

  • Warta
    • Warta Terkini
    • Warta Desa
    • Warta Tani
    • Warta Nelayan
    • Desa Dalam Angka
  • Featured
    • Inspirasi
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Foto
    • Apa Kata Pembaca
    • Aspirasi
  • Interest
    • Bencana
    • Budaya
    • Budidaya
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Wisata
    • Icip-Icip
    • UMKM
  • Informasi
    • Jual Beli Rangkas
    • Beasiswa
    • Loker
    • Properti