Search
Beranda » Lingkungan » Periset BRIN Ungkap Isu Lingkungan dalam Tradisi Lisan Nusantara

Periset BRIN Ungkap Isu Lingkungan dalam Tradisi Lisan Nusantara

  • taufid
  • April 5, 2023
  • 5:03 pm
  • Lingkungan
  • taufid
  • 05/04/2023
  • 17:03
Sumber foto dari BRIN.GO.ID.

Bagikan

Kagetnews | Jakarta – Tradisi lisan telah tumbuh dan berkembang di berbagai suku bangsa di Indonesia. Di dalamnya terkandung sistem norma, nilai, kepercayaan dan religi, etos kerja, bahasa, sastra, serta pengetahuan lingkungan. Pengetahuan lingkungan ini yang dimanfaatkan untuk membangun strategi pelestarian di tengah ancaman perubahan iklim.

Berangkat dari gagasan tersebut, BRIN yang dimotori oleh Pusat Riset Bahasa, Sastra, dan Komunitas (PR BSK), Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra (OR Arbastra) merintis kegiatan webinar berseri dengan tajuk Bade (Berbagi Ide). Pada kegiatan Bade seri perdana ini mengulas buku bertemakan tentang “Potret Lingkungan dalam Tradisi Lisan Nusantara” yang diselenggarakan daring, Rabu (4/4).

Kepala OR Arbastra, Herry Jogaswara menyampaikan tentang persepsinya dalam membaca buku – buku terkait lingkungan dalam tradisi lisan nusantara. Menurutnya, isi buku tersebut merupakan penerjemahan dari keresahan penulis terhadap isu lingkungan yang disampaikan melalui penggunaan bahasa dan sastra.

“Ada satu mimpi yang belum bisa saya laksanakan, yaitu mengirim para periset BRIN khususnya kelompok riset bahasa dan sastra untuk tinggal cukup lama di satu komunitas,” harapnya. Keinginan tersebut untuk kebutuhan data sharing dalam upaya meningkatkan produksi pengetahuan, sehingga para periset terjun langsung mengamati secara lebih intens di lapangan atau lokasi risetnya.

Sementara dalam pengantar kegiatannya, Kepala PR BSK, Ade Mulyanah menjelaskan, Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki banyak konsep budaya tabu (pamali), mitos, maupun legenda terutama terkait lingkungan. Ternyata, banyak isu lingkungan yang bisa diselamatkan dalam konsep tabu ini. Lantas, ia memberi contoh, di Jepang yang menganggap tabu menebang pohon, karena akan banyak ritual yang dilakukan termasuk perijinan dan sebagainya.

“Orang-orang bahasa bercerita tentang lingkungan seperti salah satu lirik nyanyian Ebit G. Ade, tanyakan pada rumput yang bergoyang. Maksudnya, mereka mengkritisi kondisi lingkungan dengan ungkapan-ungkapan manis yang disampaikan dalam rangkaian kata-kata,” jelas Ade. Ade lantas menceritakan bukti karya tim di pusat risetnya yang telah menerbitkan 13 karya buku Bunga Rampai pada tahun 2022. Ade berharap, agar karya – karya tersebut berimplikasi untuk mitra dan bisa menjadi titik tolak kolaborasi riset pada tahun mendatang.

“Semoga BRIN sebagai tempat produksi pengetahuan banyak menginspirasi berbagai ide di setiap diskusinya,” imbuhnya.

Buku “Potret Lingkungan dalam Tradisi Lisan Nusantara” yang dibahas kali ini merupakan buah karya peneliti yang tergabung dalam Kelompok Riset Bahasa, Sastra, dan Lingkungan. Buku tersebut menggali kekayaan tradisi lisan nusantara yang mengandung pengetahuan dan kearifan lingkungan dari berbagai latar belakang kebudayaan. Maka dalam diskusi, dihadirkan para penulis buku tersebut, yaitu Amir Mahmud, Derri Ris Riana, Binar Kurniasari Febrianti, dan Darmawati M.R.

Dalam paparannya, Amir menampilkan cerita rakyat Jawa Timur yang cukup terkenal yaitu Entit yang merepresentasikan alam dan lingkungan pedesaan. Cerita Entit bersumber dari cerita Panji Asmara Bangun dari Kerajaan Jenggala dan tokoh-tokoh lainnya di Desa Banjarsari yang ada dalam cerita tersebut.

Cerita ini menggambarkan tokoh Entit yang melakukan perubahan banyak hal terhadap lingkungan di sekitarnya. Dikisahkan, Banjarsari yang merupakan sebuah desa jauh dari perkotaan, yang tadinya gersang, dengan rakyatnya hidup miskin, dan malas bekerja, kemudian diubah menjadi sebuah desa yang maju dan makmur. Pertumbuhan ekonomi desa itu menjadi tinggi sebab keteladanan Entit yang rajin bekerja bertani (bercocok tanam). Pesan yang diperoleh dari cerita ini adalah manusia wajib mengolah lahan yang tadinya gersang menjadi subur. Artinya, bercocok tanam membawa kemakmuran bagi penduduk di sekitarnya.

Selanjutnya, Binar Kurniasari Febrianti bercerita tentang ekologi sastra dalam cerita rakyat Bukit Kelam. Bukit Kelam berlokasi di tengah Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, sekira 20 km dari Kota Sintang. Peristiwa terbentuknya Bukit Kelam dianggap benar-benar terjadi oleh masyarakat setempat. Tokoh-tokoh yang terdapat dalam cerita Bukit Kelam dianggap sebagai manusia sakti seperti Dewa tetapi tidak dianggap suci. Cerita Legenda ini memiliki latar tempat yang berkaitan erat dengan ekologi.

Dalam cerita legenda tersebut dimunculkan dua tokoh antagonis dan protagonis. Tokoh antagonis dilakonkan Bujang Beji sebagai perusak lingkungan melalui penangkapan ikan dengan tidak lazim. Sedangkan tokoh protagonis yaitu Temenggung Marubai yang mempunyai sifat penolong, berhati mulia, dan rendah hati. Marubai ini yang mengajarkan bagaimana menjaga populasi ikan di sungai agar tetap lestari. “Pesan dari cerita legenda ini tentu berlaku untuk semua orang, bahwa kita harus menyadari ketergantungan manusia dengan alam atau sebaliknya. Sehingga kita berkewajiban menjaga kelestarian sumber daya alam dengan lebih arif dan bijaksana,” urai Binar.

Sementara, Darmawati berkisah tentang menjejak kerusakan alam melalui puisi Gorontalo. Ia mengisahkan kerusakan lingkungan akibat aktivitas penambangan dan perkebunan sawit di Provinsi Gorontalo yang dilakukan sejak zaman penjajahan hingga saat ini. Demikian juga keberadaan Danau Limboto yang semakin hari semakin dangkal. Hal ini menggugah masyarakat setempat untuk melakukan kritik sosial berkaitan dengan kerusakan alam di sekitarnya dengan cara berpuisi atau berpantun.

Ada dua hal yang disoroti yaitu pendangkalan Danau Limboto dan Bencana Banjir yang sering terjadi. Binar menguraikan permasalahan tersebut yang dikritisi melalui puisi yang dibacakannya. Kritikan tersebut tentang keberadaan Danau Limboto yang dulu (sekitar tahun 1950) kedalamannya mencapai 25 meter dan banyak habitat ikan di dalamnya, namun saat ini tinggal dua meter dan masyarakat sudah tidak bisa panen ikan yang banyak di danau tersebut.

Cerita terakhir ditutup oleh Derri Ris Riana yang menguraikan tema tentang Mitos Pohon dalam Masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan: Sebuah Strategi Pelestarian Hutan. Yang diceritakan dalam mitos ini adalah berkaitan dengan Kayu Ulin. Di Kalimantan, umumnya, rumah-rumah yang menggunakan Kayu Ulin dianggap sebagai rumah orang yang memiliki status sosial tertentu. Karena posisi Kayu Ulin yang memang tergolong kayu yang sangat kuat, tahan lama, dan sangat cocok untuk bahan bangunan.

Namun ada mitos yang dipercayai oleh masyarakat bahwa apabila bangunan rumah seluruhnya menggunakan Kayu Ulin, maka rumah tersebut dianggap akan memiliki suasana kehidupan yang panas, sering terjadi pertengkaran, dan akan mengalahkan umur. Untuk mengatasi hal tersebut maka sebuah bangunan rumah harus ada penggunaan kayu non Ulin, setidaknya pada salah satu komponennya, misalnya dinding, lantai, atau pintu. Dari mitos ini maka keberadaan Kayu Ulin akan bisa lebih terjaga kelestariannya.
(HMS/BRIN)


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

  • BRIN, Lisan, Tradisi
PrevSebelumnyaKeluarga SMPN 3 Sindang Khawatirkan Bahaya Rubuhnya Tiga Pohon Besar Depan Sekolah
TerbaruCegah Pemanasan Global, Waket Banteng Muda Indonesia Kota Bekasi Imbau Masyarakat Tanam Pohon & TanamanNext
Desa
Tani
Nelayan
Desa

Potret Forkopimcam Balongan Hadiri Mapag Sri di Desa Sukareja. (ist)

Forkopimpcam Balongan Hadiri Acara Mapag Sri di Desa Sukareja, Semoga Petani Hasilkan Padi yang Melimpah

Potret Kantor Kuwu desa Sukasari Kecamatan Arahan. (ist)

Tiga Pamong Desa Sukasari Mengaku Siap Hadapi Kebijakan Penjabat Kuwu

Potret perangkat desa Sudimampir lor, Camat Balongan, Sekmat Balongan, UPTD Pertanian Indramayu, BPP Balongan, UPI Rencana, BBWS Cisanggarung KTNA Kecamatan Balongan, Kelompok tani saat ubinan di desa Sudimampir Lor. (ist)

Camat Balongan Dampingi BPP Balongan Lakukan Ubinan di Desa Sudimampir Lor

Potret Kuwu desa Sudimampir Lor, Ade Nanto bersama Kapolsek Balongan dalam Acara Mapag Sri tahun 2026. (ist)

Pemdes Sudimampir Lor Gelar Acara Mapag Sri, Ungkapan Rasa Syukur Bagi Para Petani

Potret Kegiatan perdana Tradisi Mapag Sri di era Kuwu Mukmin desa Rawadalem. (ist)

Lestarikan Kearifan Lokal, Pemdes Rawadalem Gelar Mapag Sri Perdana

Tani

Potret papan informasi pekerjaan pemeliharaan jaringan irigasi tersier desa Rajasinga. (ist)

Petani Rajasinga Sambut Baik Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Photo Babinsa Kaweron Koramil 0808/16 Talun Serda Edi Prasetiyo, 19/10/2025 (Ist)

Wujud Kepedulian TNI Pada Ketahanan Pangan, Babinsa Kaweron Bantu Petani Tanam Padi

Ketahanan Pangan Jagung di Desa Bojong Kulon Terus Ditingkatkan

Serikat Tani Indramayu Demo Tuntut Fasilitas Penunjang Pertanian

Semua Camat ‘Ngantor’ di Pintu Air Nina Agustina: Tindak Tegas Jika Ada Mafia Air

Nelayan

Potret Bupati Indramayu, Lucky Hakim Blusukan Tinjau Langsung Pengerukan Pelabuhan Dadap, 23/10/2025 (Ist).

Lucky Hakim Blusukan, Percepat Pelabuhan Dadap Untuk Mengangkat Perikanan Indramayu

Kemeriahan Pesta Laut di Pesisir Pantai Karangsong Indramayu

SPBUN dan Asuransi Perikanan untuk Perlindungan Nelayan Kecil

Pasokan Ikan Aman, Menteri KKP Pantau Produksi di Indramayu

Longboat Berpenumpang 11 Orang Selamat Setelah Alami Kerusakan Mesin di Perairan Maluku Tenggara

Berita lainnya

Coffee dan Cafe Ajib Jabon, Tempat Nongkrong Paling Asyik dan Nyaman di Kampus Polindra

Sikap Elegan Ini Akan Membuat Hidup Lebih Tenang Saat Dijalani

Potret Forkopimcam Balongan Hadiri Mapag Sri di Desa Sukareja. (ist)

Forkopimpcam Balongan Hadiri Acara Mapag Sri di Desa Sukareja, Semoga Petani Hasilkan Padi yang Melimpah

Potret Rapat Paripurna DPRD Indramayu Bahas dua Raperda. (ist)

Rapat Paripurna DPRD Indramayu Bahas Pandangan Fraksi Terhadap Dua Raperda

PC PMII Kota Kupang Kecam Tindakan Represif & Abainya Pemerintah Daerah

Potret Market Day Tahunan TK Nampa Subaya desa Sudimampir Lor tanamkan edukatif lewat jiwa wirausaha. (ist)

TK Nampa Subaya Sudimampir Lor Tanamkan Jiwa Wirausaha Lewat Market Day Tahunan

Potret Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bengkulu Utara, Sutrino. (ist)

Kuasai Digital Dari Lagita, Semangat Baru Masyarakat Kawasan Transmigrasi Menembus Pasar Digital

Nikita Willy Ungkap Alasan Berhijab: Aku Ingin Jadi Contoh yang Baik untuk Anak

Potret aksi demo mahasiswa Topi Jerami di depan Gedung DPRD Indramayu. (ist)

Demo Mahasiswa Topi Jerami Berujung Ricuh, Massa Lempar Ular ke Arah Aparat

Potret pengangkutan sampah di TPS Tegalurung. (ist)

Kuwu Abdullah Dorong DLH Indramayu Cari Solusi Penanganan Sampah

WARTA

  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka
  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka

FEATURED

  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto
  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto

INTEREST

  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM
  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM

INFORMASI

  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK

Copyright © 2026 kagetnews.com - All Right Reserved

© 2026 Kagetnews.com. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

  • Warta
    • Warta Terkini
    • Warta Desa
    • Warta Tani
    • Warta Nelayan
    • Desa Dalam Angka
  • Featured
    • Inspirasi
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Foto
    • Apa Kata Pembaca
    • Aspirasi
  • Interest
    • Bencana
    • Budaya
    • Budidaya
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Wisata
    • Icip-Icip
    • UMKM
  • Informasi
    • Jual Beli Rangkas
    • Beasiswa
    • Loker
    • Properti