Search
Beranda » Opini » Parenting di Era Digital: Mengadaptasi Masa Lalu untuk Masa Depan

Parenting di Era Digital: Mengadaptasi Masa Lalu untuk Masa Depan

  • July 10, 2024
  • 6:31 pm
  • Opini
  • 10/07/2024
  • 18:31
Potret penulis. (Istimewa)

Bagikan

Oleh:
Hani Nuraeni
Masiswa Program Pascasarjana (S2)
Magister Pedidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
STKIP Arrahmaniyah Depok

Kagetnews | Opini – Parenting di era modern menghadirkan tantangan unik yang berbeda dari masa lalu. Di tengah perkembangan teknologi, orang tua menghadapi dilema dalam membimbing anak mereka untuk tumbuh dan berkembang secara sehat. Dalam era yang terus berubah dengan perkembangan teknologi yang pesat, peran orang tua dalam mendidik anak-anak mereka juga mengalami perubahan besar.

Sebelum kita merinci perbedaan antara parenting jaman dulu dan jaman sekarang, mari kita tinjau terlebih dahulu apa itu parenting dalam arti yang lebih luas. Parenting adalah proses mendidik dan membimbing anak-anak ke arah pertumbuhan dan perkembangan yang sehat secara fisik, emosional, sosial, dan intelektual. Ini adalah tanggung jawab yang luar biasa dan penuh tantangan yang diemban oleh orang tua.

Parenting adalah praktik yang sangat dipengaruhi oleh budaya, nilai-nilai, serta perkembangan teknologi dalam masyarakat. Sebagai contoh, gaya parenting di berbagai budaya dapat sangat berbeda, sementara kemajuan teknologi telah membawa perubahan besar dalam cara kita mendidik anak-anak.

Ketika kita membicarakan parenting jaman dulu, kita sering mengingat masa lalu, mungkin era 80-90-an atau sebelumnya. Pada saat itu, teknologi tidak sekompleks dan penetratif  seperti sekarang. Berikut adalah beberapa karakteristik parenting jaman dulu:

Keterbatasan Teknologi: Orang tua pada masa ini bergantung pada sumber daya terbatas dalam mendidik anak-anak mereka. TV, radio, dan buku adalah media utama untuk pembelajaran.

Kontrol Ketat: Orang tua cenderung menerapkan kontrol yang ketat terhadap anak-anak mereka, dengan norma sosial yang lebih konservatif. Pembatasan waktu luar, tugas rumah yang ketat, dan pengawasan ketat adalah hal yang umum.

Model Peran yang Tradisional: Model peran dalam keluarga sering kali sangat tradisional, dengan peran ibu sebagai pengasuh utama dan ayah sebagai pencari nafkah utama.

Kecenderungan Hierarkis: Hubungan antara orang tua dan anak seringkali bersifat hierarkis, dengan perintah dan penegakan aturan yang kuat.

Di dunia yang didominasi oleh teknologi, parenting jaman sekarang menghadapi tantangan dan peluang yang berbeda. Berikut adalah beberapa karakteristik parenting jaman sekarang:

Kemajuan Teknologi: Anak-anak jaman sekarang tumbuh dalam lingkungan yang dibanjiri teknologi. Mereka memiliki akses ke perangkat digital, internet, dan media sosial yang memungkinkan mereka untuk terhubung dengan dunia secara global.

Kemandirian: Ada lebih banyak penekanan pada pengembangan kemandirian anak-anak. Anak-anak didorong untuk mengambil inisiatif, memecahkan masalah, dan belajar secara mandiri melalui sumber daya online.

Peran yang Fleksibel: Konsep peran dalam keluarga semakin fleksibel, dengan banyak orang tua yang berbagi tanggung jawab dalam merawat anak-anak dan mencari nafkah.

Keterbukaan Komunikasi: Komunikasi antara orang tua dan anak sering kali lebih terbuka. Anak-anak diajak berbicara tentang perasaan, pandangan, dan masalah mereka dengan lebih bebas.

Setiap pendekatan parenting memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Parenting pada jaman dahulu memiliki kelebihan struktur dan disiplin yang kuat. Kecenderungan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman.

Membantu anak-anak menghargai nilai-nilai tradisional. Sedangkan kekurangannya adalah tidak selalu mendukung kreativitas dan kemandirian.

Kurang mempersiapkan anak-anak untuk dunia digital yang kompleks. Bisa memunculkan tekanan dan ketidakpuasan dalam kasus kontrol yang berlebihan.

Sedangkan, parenting jaman sekarang memiliki kelebihan yakni:

Mendorong kemandirian dan pemecahan masalah. Mengajarkan anak-anak untuk beradaptasi dengan teknologi yang berkembang pesat serta mendukung perkembangan kreativitas dan ekspresi diri anak.

Adapun Kekurangannya yakni: Resiko penggunaan teknologi yang berlebihan atau kurang terawasi. Tidak selalu memiliki batasan yang jelas, yang bisa menyebabkan kebingungan pada anak. Serta tersedianya akses ke konten yang tidak sesuai usia.

• Tantangan Orang Tua di Era Digital

Di era digital, dunia maya dan dunia nyata kini seakan tidak ada bedanya. Bagaimana tidak, apa yang bisa dilakukan di dunia nyata bisa dilakukan juga di dunia maya, mulai dari yang serius, untuk mengisi waktu luang, atau sekedar iseng.

Dampak era digital bagi pendidikan dan pengasuhan anak pun semakin terasa. Ini menjadi tantangan orang tua di era digital, bagaimana mendidik anak digital native.

Gadget dan internet bak pisau bermata dua, banyak manfaat yang bisa diperoleh anak. Namun, jika anak “tenggelam” di dunia maya bisa merusak masa depan anak. Kecanduan game online, misalnya:

Akses Informasi Tanpa Batas : Anak-anak memiliki akses mudah ke berbagai informasi, baik yang positif maupun negatif. Orang tua perlu mengajarkan literasi digital dan membantu anak menyaring informasi.

Ketergantungan Gadget : Penggunaan gadget yang berlebihan dapat memengaruhi perkembangan anak, baik fisik maupun mental. Orang tua perlu mengatur waktu penggunaan gadget dan mendorong aktivitas lain.

Dampak Media Sosial : Media sosial dapat berdampak pada citra diri, pergaulan, dan bahkan kesehatan mental anak. Orang tua perlu mengajarkan tentang penggunaan media sosial yang bertanggung jawab.

Kehilangan Waktu Berkualitas : Orang tua terkadang sibuk dengan pekerjaan dan gadget sehingga waktu berkualitas bersama anak berkurang. Menjalin komunikasi dan aktivitas bersama sangat penting.

Pentingnya komunikasi dalam sebuah keluarga atau komunikasi antar keluarga satu sama lain itu sangat penting dikarenakan komunikasi adalah sebuah jalan terhubungnya keterbukaan atas suatu hubungan dalam keluarga seperti hubungan antara ayah dan ibu, orang tua dan anak, dan hubungan dengan keluarga besar lainnya. Pentingnya komunikasi dalam keluarga tersebut menjadi faktor utama dalam sebuah keluarga, misalnya komunikasi antara keluarganya tidak lancar dan tidak adanya keterbukaan pada keluarga tersebut maka itu akan menimbulkan masalah bagi sebuah keluarga.

Berikut tatacara berkomunikasi yang baik dengan keluarga, yakni:

• Mendengarkan dengan Seksama : Berikan waktu dan perhatian penuh saat anak berbicara. Tunjukkan rasa empati dan berusaha memahami perspektif mereka.

• Menjalin Komunikasi Terbuka : Dorong anak untuk bercerita tentang apa yang mereka alami, baik yang baik maupun yang buruk. Ciptakan suasana aman dan nyaman untuk berbagi.

• Menjalin Komunikasi Terbuka : Dorong anak untuk bercerita tentang apa yang mereka alami, baik yang baik maupun yang buruk. Ciptakan suasana aman dan nyaman untuk berbagi.

• Berkomunikasi dengan Bahasa yang Tepat : Sesuaikan bahasa dan cara berkomunikasi dengan usia dan tingkat pemahaman anak. Hindari bahasa yang kasar atau mengancam.

• Menghindari Konflik : Selesaikan konflik dengan cara yang damai dan saling menghormati. Tunjukkan bagaimana menyelesaikan masalah dengan baik.

• Memahami Perkembangan Anak di Era Modern

a. Perkembangan Fisik

Anak-anak di era modern cenderung lebih aktif dan memiliki akses ke berbagai aktivitas fisik. Penting untuk mendorong mereka agar tetap sehat dan aktif.

b. Perkembangan Kognitif

Anak-anak memiliki akses mudah ke informasi dan teknologi. Orang tua perlu membantu mereka dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan menyelesaikan masalah.

c.  Perkembangan Sosial dan Emosional

Interaksi sosial anak-anak di era digital berbeda. Orang tua perlu mengajarkan tentang pentingnya komunikasi yang sehat, empati, dan membangun hubungan yang positif.

• Menjaga Nilai-Nilai Tradisional dalam Keluarga

Ajarkan anak untuk menghormati orang tua, guru, dan orang yang lebih tua. Menanamkan nilai-nilai luhur seperti sopan santun dan etika.

Tunjukkan kasih sayang dan perhatian kepada anak. Berikan pujian dan penghargaan atas prestasi dan usaha mereka.

Libatkan anak dalam kegiatan keluarga, seperti memasak, membersihkan rumah, atau membantu tetangga. Mengajarkan pentingnya bekerja sama dan membantu orang lain.

Tanamkan nilai-nilai moral dan spiritual sejak dini. Ajarkan tentang kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin diri.

• Kesimpulan: Parenting Adaptif untuk Generasi Masa Depan

Parenting di era digital membutuhkan adaptasi dan kreativitas. Orang tua perlu memahami perkembangan anak di era modern, mengimbangi kemajuan teknologi dengan nilai-nilai tradisional, serta membangun komunikasi yang sehat dalam keluarga. Dengan pendekatan yang adaptif, orang tua dapat membimbing anak mereka untuk tumbuh menjadi generasi masa depan yang sehat, cerdas, tangguh, dan berkarakter.


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

  • Digital, Edukasi, Opini, Parenting
PrevSebelumnyaPendidikan Pesantren Berbasis Teknologi untuk Generasi Milenial
TerbaruPendidikan Pancasila Menuju Pendidikan Global: Mengintegrasikan Nilai-nilai Lokal dalam Konteks GlobalNext
Desa
Tani
Nelayan
Desa

Potret Juru tulis desa Pawidean, Taufik Kurohman. (ist)

Desa Pawidean Gelar Tradisi Mapag Sri: Dimulai Sunatan Massal, Doa Bersama dan Dimeriahkan Wayang Kulit

Potret Forkopimcam Balongan Hadiri Mapag Sri di Desa Sukareja. (ist)

Forkopimpcam Balongan Hadiri Acara Mapag Sri di Desa Sukareja, Semoga Petani Hasilkan Padi yang Melimpah

Potret Kantor Kuwu desa Sukasari Kecamatan Arahan. (ist)

Tiga Pamong Desa Sukasari Mengaku Siap Hadapi Kebijakan Penjabat Kuwu

Potret perangkat desa Sudimampir lor, Camat Balongan, Sekmat Balongan, UPTD Pertanian Indramayu, BPP Balongan, UPI Rencana, BBWS Cisanggarung KTNA Kecamatan Balongan, Kelompok tani saat ubinan di desa Sudimampir Lor. (ist)

Camat Balongan Dampingi BPP Balongan Lakukan Ubinan di Desa Sudimampir Lor

Potret Kuwu desa Sudimampir Lor, Ade Nanto bersama Kapolsek Balongan dalam Acara Mapag Sri tahun 2026. (ist)

Pemdes Sudimampir Lor Gelar Acara Mapag Sri, Ungkapan Rasa Syukur Bagi Para Petani

Tani

Potret papan informasi pekerjaan pemeliharaan jaringan irigasi tersier desa Rajasinga. (ist)

Petani Rajasinga Sambut Baik Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Photo Babinsa Kaweron Koramil 0808/16 Talun Serda Edi Prasetiyo, 19/10/2025 (Ist)

Wujud Kepedulian TNI Pada Ketahanan Pangan, Babinsa Kaweron Bantu Petani Tanam Padi

Ketahanan Pangan Jagung di Desa Bojong Kulon Terus Ditingkatkan

Serikat Tani Indramayu Demo Tuntut Fasilitas Penunjang Pertanian

Semua Camat ‘Ngantor’ di Pintu Air Nina Agustina: Tindak Tegas Jika Ada Mafia Air

Nelayan

Potret Bupati Indramayu, Lucky Hakim Blusukan Tinjau Langsung Pengerukan Pelabuhan Dadap, 23/10/2025 (Ist).

Lucky Hakim Blusukan, Percepat Pelabuhan Dadap Untuk Mengangkat Perikanan Indramayu

Kemeriahan Pesta Laut di Pesisir Pantai Karangsong Indramayu

SPBUN dan Asuransi Perikanan untuk Perlindungan Nelayan Kecil

Pasokan Ikan Aman, Menteri KKP Pantau Produksi di Indramayu

Longboat Berpenumpang 11 Orang Selamat Setelah Alami Kerusakan Mesin di Perairan Maluku Tenggara

Berita lainnya

Potret Ketua Umum IKAPMI DIY periode 2026-2030, Abdul Kholik. (ist)

Alumni Jogja IKAPMI Resmi Dilantik, Siap Kawal Kebijakan Pemkab Indramayu

Potret Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan Polres Metro Jakarta Barat Akp Alexander Tengbunan. (ist)

Pria Dibacok di Grogol Petamburan, Polisi Pastikan Bukan Aksi Pembegalan

Potret diduga sekelompok pengunjung dari pihak korban pembunuhan Paoman yang hina Profesi Jurnalis. (ist)

Diduga Sekelompok Pengunjung Hina Profesi Jurnalis, Picu Amarah Insan Pers Indramayu

Potret Direktur Penggalangan Relawan DPP PSI Furqan AMC. (ist)

Kecam Keras Israel, PSI Dukung Sepenuhnya Upaya Pemerintah RI Membebaskan Relawan dan Jurnalis

Potret Pemkab Indramayu genjot pembangunan jalan beton di desa Karangsinom dan Kedungdawa. (ist)

Pemkab Indramayu Genjot Pembangunan Jalan Beton di Karangsinom dan Kedungdawa

Potret PK PMII Indramayu. (ist)

Pembangunan Berkelanjutan atau Singkirkan Rakyat? Catatan Forum Agraria PMII Indramayu

Potret FPN saat melakukan aksi solidaritas kemanusiaan di Jakarta. (Ist)

FPN Minta Presiden Prabowo Bebaskan Aktivis Kemanusiaan dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Israel

Potret Bupati Lucky Hakim bersama DPRD Indramayu. (ist)

Rapat Paripurna DPRD Indramayu Bahas Alih Status RSUD M.A Sentot dan Penyertaan Modal PT BPR

Potret sidang pembunuhan keluarga Paoman. (ist)

Pengacara Kondang Toni RM Curiga Ada Tekanan, Priyo Cabut Kuasa Hukum

Potret terdakwa Priyo bikin heboh saat mendadak cabut kuasa hukum Toni RM di Persidangan. (ist)

Heboh di PN Indramayu, Priyo Mendadak Cabut Kuasa Toni RM Usai Didatangi Polisi

WARTA

  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka
  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka

FEATURED

  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto
  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto

INTEREST

  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM
  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM

INFORMASI

  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK

Copyright © 2026 kagetnews.com - All Right Reserved

© 2026 Kagetnews.com. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

  • Warta
    • Warta Terkini
    • Warta Desa
    • Warta Tani
    • Warta Nelayan
    • Desa Dalam Angka
  • Featured
    • Inspirasi
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Foto
    • Apa Kata Pembaca
    • Aspirasi
  • Interest
    • Bencana
    • Budaya
    • Budidaya
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Wisata
    • Icip-Icip
    • UMKM
  • Informasi
    • Jual Beli Rangkas
    • Beasiswa
    • Loker
    • Properti