Misi Kemanusiaan: UKM Mapalangit Biru STID Al-Biruni Cirebon Kirim Relawan ke Sumatra

Potret pengurus UKM Mapalangit Biru yang sebagiannya diberangkatkan ke lokasi bencana Sumatera menjadi relawan kemanusiaan. (Ist)

Bagikan

Kagetnews | Cirebon – Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Al-Biruni Babakan Ciwaringin melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pecinta Alam Mapalangit Biru, resmi memberangkatkan dua delegasi terbaiknya untuk misi kemanusiaan di Sumatra. Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap bencana banjir bandang dahsyat yang melanda wilayah tersebut.

Hingga saat ini, data menunjukkan skala bencana yang memprihatinkan dengan catatan 1.065 korban jiwa dan lebih dari 7.000 orang mengalami luka-luka.

Dalam menjalankan misi ini, Mapalangit Biru bersinergi dengan Forum Komunikasi Keluarga Besar Pecinta Alam Bandung Raya (FK-KBPA-BR) yang telah mendirikan Posko Induk Satuan Tugas Bencana Sumatra.

Dua anggota yang dipercaya mengemban amanah ini adalah: Mudaris Ghozali Jamalillah (Hendel) dari Angkatan Kabut Renggala dan Salman El-Farisyi (Nesting) dari Angkatan Rimba Melintang.

Sebelum diterjunkan ke titik lokasi bencana, keduanya telah menjalani pembekalan intensif selama dua minggu di Posko Induk KBPA Bandung. Materi yang diberikan mencakup manajemen kebencanaan, teknik evakuasi, hingga ketahanan mental di medan operasi.

Relawan Mapalangit Biru dijadwalkan akan ditempatkan di Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Lokasi tersebut merupakan salah satu wilayah yang membutuhkan penanganan pascabencana secara intensif.

Pembina sekaligus pendiri UKM Mapalangit Biru, Ahmad Syarofi, memberikan pesan mendalam saat melepas keberangkatan kedua anggotanya. Beliau menekankan bahwa keselamatan personel adalah prioritas utama tanpa mengesampingkan dedikasi di lapangan.

“Tetaplah waspada, jaga keselamatan dan kesehatan pribadi, baik secara fisik maupun mental,” ujar Ahmad Syarofi, 20/12/2025.

Menutup arahannya, ia memberikan motivasi kuat yang menjadi prinsip dasar bagi kedua relawan.

“Ingatlah bahwa tugas adalah kehormatan, harga diri, dan kebanggaan. Selamat bertugas!” pungkasnya.

Aksi ini diharapkan dapat meringankan beban para korban terdampak dan menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa STID Al-Biruni dalam aksi kemanusiaan di tingkat nasional.

Pewarta: Taufid
Editor: Sisil

Berita lainnya