Search
Beranda » Opini » Citarasa Asin di Negara Demokrasi

Citarasa Asin di Negara Demokrasi

  • taufid
  • August 7, 2023
  • 7:58 am
  • Opini
  • taufid
  • 07/08/2023
  • 07:58
Gambar ilustrasi. (Sumber Pixabay)

Bagikan

leh: Hasbi Indra

Kagetnews | Opini – Citarasa asin masih menguasai langit Indonesia. Citarasa demokrasi yang ditandai tak boleh kritis, ini terasa bak di negeri terali besi. Negara terali besi pemegang hak tunggal kuasa mereka memiliki politburo untuk menghukum pihak yang kritis. Di negara yang mengkamuflase demokrasi tak berani menyebut diri negeri terali besi. Di tengah rasa itu masih ada manusia di negeri ini dalam puluhan juta miskin atau sering disebut wong cilik.

Bergembira mendengar pernah ada partai yang menyebut dirinya berpihak dengan istilah-istilah itu. Seharusnya menjadi bagian utama mendirikan atmosfir demokrasi yang sehat. Seharusnya menjadi pihak yang keras menentang penangkapan kaum kritis kecuali untuk mereka yang ingin merubah ideologi negara. Ini pun tak perlu dilakukan apabila masih ada partai yang tak serek sepenuhnya akan sila pancasila yang telah disepakati pendiri bangsa.

Bernegara dan berbangsa tidak cukup hanya supaya partai bisa hadir di negeri Pancasila tetapi hadir dengan menopang ideologi itu sepenuhnya dan juga ke konstitusi negara.

Cita konstitusi itu yang diberikan ke kadernya dan juga ke rakyat, untuk itu partai ada dan demokrasi ada. Demokrasi bukan hanya untuk mengantarkan fungsionarisnya hidup mewah dan membuatkan jutaan rakyat belum merdeka tak merdeka karena masih jutaan dalam cenkeram kemuskinan dan pengangguran. Demokrasi bukan untuk menikmati adanya penderitaan rakyat itu.

Rakyat yang jumlahnya ratusan juta yang umumnya masih wong cilik telah membesarkan suatu partai ini hutang yang harus dibayar dan ini seharusnya menjadi agenda utamanya bukan agenda yang lain.

Agenda berbangsa untuk hal itu bukan agenda ingin merubah hal yang sudah disepakati berfikirlah lebih maju jangan bangsa diajak hanya berkisar masalah ideologi. Partai itu ada untuk mengisi ideologi bukan menyoal isi ideologi.

Saatnya partai untuk bersikap Jantan dengan nama yang dimiliki jangan sampai orang yang tak berpartai malah memiliki kesadaran pentingnya berdemokrasi utuh atau sepenuhnya bagi negeri ini bukan demokrasi gincu.

Demokrasi harus disyukuri bila tak ada demokrasi tak ada partai tak ada keistimewaan untuk menjadi ketua partai atau sekjen partai. Dengan demokrasi hanya diri yang menikmatinya sehingga hidupnya mewah mobil mewah dan berumah mewah.

Demokrasi jangan dijadikan alat untuk kendaraan hidupnya dan melupakan nama partainya dan siapa yang membesarkannya tanpa rakyat tak ada partai dan bahkan tak ada orang miskin atau tak ada wong cilik tak ada partai yang besar.

Kembali menjadi manusia yang memiliki hatinurani dan akal sehat dan jangan selamanya sebagai manusia tak memiliki hal itu. Kembali ke kesadaran untuk berterima kasih pada demokrasi yang telah memberi kenikmatan padanya dan juga berterima kasih pada mereka wong cilik bagian dari yang mensukseskan demokrasi dan membuat partai menjadi besar.

Tulisan ini semoga bisa dianggap jurubicara pentingnya demokrasi utuh dan pentingnya berpihak ke nasib rakyat. Janganlah demokrasi dikhianati. Demokrasi yang mengenal ada perbedaan ada yang setuju dan ada yang tidak setuju, ada ruang untuk berbeda pendapat ada ruang menerima kritik. Demokrasi manusia modern bukan membuka atmosfir ketakutan yang melanda rakyat, ini namanya demokrasi ala gandruwo hanya demokrasi kulit, demokrasi semu yang dianut oleh manusia yang hidup di negara terali besi.

Partai mendapat hikmah dari demokrasi menyebut dirinya hal itu aib baginya apabila atmosfir ketakutan masih melanda rakyat. Bila sejarah mencatat ada partai yang menyebut dirinya berbasis wong cilik rasanya ini jangan hanya dijadikan slogan atau jargon namun baiknya menjadi citarasa manusianya di partai itu.

Tak perlu menurunkan kwalitas hidupnya atau berpenampilan seperti mereka, tapi cukup melalui kuasa atau kebijakan yang bisa menolong nasib mereka. Mereka tak perlu ditangisi dengan air mata ketika ada kebijakan yang tak berpihak ke mereka tapi cukup melihat rumahnya, mobilnya yang mewah patut dibalas ke mereka dengan kebijakan yang membantunya. Berjalanlah di demokrasi di negara demokrasi bukan di negara terali besi.

Penulis Akademisi di UIKA Bogor


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

  • Indonesia, Opini
PrevSebelumnyaAlerta Pergaulan Bebas
TerbaruQuo Vadis Preferensi Ideologi & Politik Generasi Gen ZNext
Desa
Tani
Nelayan
Desa

Potret Juru tulis desa Pawidean, Taufik Kurohman. (ist)

Desa Pawidean Gelar Tradisi Mapag Sri: Dimulai Sunatan Massal, Doa Bersama dan Dimeriahkan Wayang Kulit

Potret Forkopimcam Balongan Hadiri Mapag Sri di Desa Sukareja. (ist)

Forkopimpcam Balongan Hadiri Acara Mapag Sri di Desa Sukareja, Semoga Petani Hasilkan Padi yang Melimpah

Potret Kantor Kuwu desa Sukasari Kecamatan Arahan. (ist)

Tiga Pamong Desa Sukasari Mengaku Siap Hadapi Kebijakan Penjabat Kuwu

Potret perangkat desa Sudimampir lor, Camat Balongan, Sekmat Balongan, UPTD Pertanian Indramayu, BPP Balongan, UPI Rencana, BBWS Cisanggarung KTNA Kecamatan Balongan, Kelompok tani saat ubinan di desa Sudimampir Lor. (ist)

Camat Balongan Dampingi BPP Balongan Lakukan Ubinan di Desa Sudimampir Lor

Potret Kuwu desa Sudimampir Lor, Ade Nanto bersama Kapolsek Balongan dalam Acara Mapag Sri tahun 2026. (ist)

Pemdes Sudimampir Lor Gelar Acara Mapag Sri, Ungkapan Rasa Syukur Bagi Para Petani

Tani

Potret papan informasi pekerjaan pemeliharaan jaringan irigasi tersier desa Rajasinga. (ist)

Petani Rajasinga Sambut Baik Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Photo Babinsa Kaweron Koramil 0808/16 Talun Serda Edi Prasetiyo, 19/10/2025 (Ist)

Wujud Kepedulian TNI Pada Ketahanan Pangan, Babinsa Kaweron Bantu Petani Tanam Padi

Ketahanan Pangan Jagung di Desa Bojong Kulon Terus Ditingkatkan

Serikat Tani Indramayu Demo Tuntut Fasilitas Penunjang Pertanian

Semua Camat ‘Ngantor’ di Pintu Air Nina Agustina: Tindak Tegas Jika Ada Mafia Air

Nelayan

Potret Bupati Indramayu, Lucky Hakim Blusukan Tinjau Langsung Pengerukan Pelabuhan Dadap, 23/10/2025 (Ist).

Lucky Hakim Blusukan, Percepat Pelabuhan Dadap Untuk Mengangkat Perikanan Indramayu

Kemeriahan Pesta Laut di Pesisir Pantai Karangsong Indramayu

SPBUN dan Asuransi Perikanan untuk Perlindungan Nelayan Kecil

Pasokan Ikan Aman, Menteri KKP Pantau Produksi di Indramayu

Longboat Berpenumpang 11 Orang Selamat Setelah Alami Kerusakan Mesin di Perairan Maluku Tenggara

Berita lainnya

Potret Ketua Umum IKAPMI DIY periode 2026-2030, Abdul Kholik. (ist)

Alumni Jogja IKAPMI Resmi Dilantik, Siap Kawal Kebijakan Pemkab Indramayu

Potret Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan Polres Metro Jakarta Barat Akp Alexander Tengbunan. (ist)

Pria Dibacok di Grogol Petamburan, Polisi Pastikan Bukan Aksi Pembegalan

Potret diduga sekelompok pengunjung dari pihak korban pembunuhan Paoman yang hina Profesi Jurnalis. (ist)

Diduga Sekelompok Pengunjung Hina Profesi Jurnalis, Picu Amarah Insan Pers Indramayu

Potret Direktur Penggalangan Relawan DPP PSI Furqan AMC. (ist)

Kecam Keras Israel, PSI Dukung Sepenuhnya Upaya Pemerintah RI Membebaskan Relawan dan Jurnalis

Potret Pemkab Indramayu genjot pembangunan jalan beton di desa Karangsinom dan Kedungdawa. (ist)

Pemkab Indramayu Genjot Pembangunan Jalan Beton di Karangsinom dan Kedungdawa

Potret PK PMII Indramayu. (ist)

Pembangunan Berkelanjutan atau Singkirkan Rakyat? Catatan Forum Agraria PMII Indramayu

Potret FPN saat melakukan aksi solidaritas kemanusiaan di Jakarta. (Ist)

FPN Minta Presiden Prabowo Bebaskan Aktivis Kemanusiaan dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Israel

Potret Bupati Lucky Hakim bersama DPRD Indramayu. (ist)

Rapat Paripurna DPRD Indramayu Bahas Alih Status RSUD M.A Sentot dan Penyertaan Modal PT BPR

Potret sidang pembunuhan keluarga Paoman. (ist)

Pengacara Kondang Toni RM Curiga Ada Tekanan, Priyo Cabut Kuasa Hukum

Potret terdakwa Priyo bikin heboh saat mendadak cabut kuasa hukum Toni RM di Persidangan. (ist)

Heboh di PN Indramayu, Priyo Mendadak Cabut Kuasa Toni RM Usai Didatangi Polisi

WARTA

  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka
  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka

FEATURED

  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto
  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto

INTEREST

  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM
  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM

INFORMASI

  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK

Copyright © 2026 kagetnews.com - All Right Reserved

© 2026 Kagetnews.com. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

  • Warta
    • Warta Terkini
    • Warta Desa
    • Warta Tani
    • Warta Nelayan
    • Desa Dalam Angka
  • Featured
    • Inspirasi
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Foto
    • Apa Kata Pembaca
    • Aspirasi
  • Interest
    • Bencana
    • Budaya
    • Budidaya
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Wisata
    • Icip-Icip
    • UMKM
  • Informasi
    • Jual Beli Rangkas
    • Beasiswa
    • Loker
    • Properti