Search
Beranda » Aspirasi » Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Mau Dibangun? Padahal PR Pendidikan Masih Menggunung

Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Mau Dibangun? Padahal PR Pendidikan Masih Menggunung

  • March 25, 2025
  • 3:41 pm
  • Aspirasi
  • 25/03/2025
  • 15:41
Potret Penulis Susanto (Biro kajian dan pendidikan PK PMII Al-Amin Indramayu). (Ist)

Bagikan

Oleh: Susanto (Biro kajian dan pendidikan PK PMII Al-Amin Indramayu)

Kagetnews| Opini – Pemerintah, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, melalui Kementerian Sosial menggagas dua program pendidikan baru, yaitu Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggulan Garuda, yang bertujuan meningkatkan akses pendidikan di Indonesia.

Sekolah Rakyat ditujukan bagi masyarakat miskin ekstrem agar anak-anak mereka mendapatkan pendidikan berkualitas secara gratis, sementara Sekolah Unggulan Garuda diperuntukkan bagi siswa dengan prestasi akademik tinggi.

Namun, kebijakan ini berpotensi menciptakan kesenjangan sosial yang semakin lebar dalam dunia pendidikan, mengingat sistem serupa pernah diterapkan pada masa kolonial. Saat itu, sekolah untuk pribumi dan sekolah untuk kalangan atas dipisahkan secara struktural.

Padahal, Pasal 31 Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan, dan pemerintah wajib membiayainya.

Jika demikian, mengapa pemerintah tidak berfokus pada perbaikan sistem pendidikan yang sudah ada? Menurut saya, lebih baik pemerintah meningkatkan kualitas sekolah yang telah berdiri agar manfaatnya lebih merata. Pembangunan sekolah baru tentu membutuhkan dana besar, yang mungkin lebih efektif jika dialokasikan untuk memperbaiki sistem pendidikan yang sudah ada.

Saat ini, banyak sekolah negeri di Indonesia masih mengalami keterbatasan infrastruktur. Beberapa di antaranya bahkan tidak memiliki ruang kelas yang memadai, bangunan yang layak, laboratorium, atau akses listrik dan internet. Permasalahan ini seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, 60% SD negeri (sekitar 88.000 sekolah) masih kekurangan fasilitas dasar. Sebanyak 25% tidak memiliki toilet layak, dan 40% tidak memiliki laboratorium IPA. Di daerah 3T (Tertinggal, Terluar, dan Termiskin), 1 dari 3 sekolah mengalami kebocoran atap.

Jika anggaran yang ada dialokasikan untuk memperbaiki infrastruktur sekolah yang sudah ada, hasilnya akan lebih inklusif dan dampaknya bisa lebih cepat dirasakan oleh peserta didik serta tenaga pengajar.

Selain infrastruktur, kesejahteraan guru juga menjadi tantangan utama, terutama bagi guru honorer. Menurut data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2024, terdapat sekitar 735.000 guru honorer di Indonesia. Rata-rata gaji mereka hanya Rp300.000–500.000 per bulan, jauh di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp5.396.761 per bulan.

Laporan Asosiasi Guru Honorer menunjukkan bahwa 60% guru honorer harus bekerja sampingan untuk memenuhi kebutuhan hidup, seperti menjadi ojek online, pedagang, atau pekerja lepas. Selain itu, banyak guru di daerah yang mengalami keterbatasan akses pelatihan, sementara sistem rekrutmen dan distribusi guru masih belum merata.

Jika pemerintah memprioritaskan peningkatan kesejahteraan guru, memberikan pelatihan yang lebih baik, serta memastikan setiap sekolah memiliki tenaga pengajar berkualitas, maka peningkatan mutu pendidikan bisa terjadi di seluruh sekolah tanpa perlu membangun institusi baru.

Bayangkan, anggaran Rp5–10 triliun yang direncanakan untuk Sekolah Rakyat bisa digunakan untuk menaikkan gaji ratusan ribu guru honorer agar lebih layak.

Dari segi kebijakan, sistem pendidikan nasional sebenarnya sudah memiliki berbagai program untuk meningkatkan kualitas pendidikan, seperti zonasi sekolah, Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dan program peningkatan kualitas guru. Jika kebijakan ini diperkuat dan dievaluasi secara efektif, maka perbaikan sistem pendidikan bisa berjalan lebih optimal tanpa perlu menciptakan pemisahan antara sekolah untuk masyarakat miskin dan sekolah unggulan.

Lebih jauh lagi, pemisahan sistem antara Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggulan Garuda berisiko memperkuat kesenjangan sosial dalam dunia pendidikan. Jika sejak dini anak-anak sudah dipisahkan berdasarkan status ekonomi, maka keadilan dalam pendidikan semakin sulit diwujudkan. Padahal, tujuan utama pendidikan adalah menciptakan kesempatan yang setara bagi semua anak, bukan justru membedakan mereka berdasarkan latar belakang sosial-ekonomi.

Oleh karena itu, daripada membangun sekolah baru dengan sistem yang berpotensi menciptakan kesenjangan sosial, pemerintah seharusnya fokus pada optimalisasi sistem pendidikan yang sudah ada. Dengan memperbaiki infrastruktur sekolah, meningkatkan kesejahteraan guru, serta memastikan akses pendidikan berkualitas merata di seluruh wilayah, dampaknya akan lebih cepat dan luas dirasakan oleh masyarakat.

Pendidikan yang inklusif dan merata adalah kunci untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul, bukan dengan membagi mereka berdasarkan latar belakang ekonomi atau akademik. Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap anak Indonesia, tanpa terkecuali, mendapatkan hak pendidikan yang layak, sesuai dengan amanat UUD 1945.


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

  • Aspirasi, Pendidikan, Sekolah Rakyat, Sekolah Unggulan Garuda
PrevSebelumnyaPengesahan RUU TNI Adalah Sebuah Pengkhianatan Terhadap Janji Reformasi 
TerbaruTolak RUU TNI, Jangan Sampai Doktrin Dwifungsi ABRI Bangkit Kembali Melalui RUU TNI, Membuat Sipil Menjadi Ketar-KetirNext
Desa
Tani
Nelayan
Desa

Potret Juru tulis desa Pawidean, Taufik Kurohman. (ist)

Desa Pawidean Gelar Tradisi Mapag Sri: Dimulai Sunatan Massal, Doa Bersama dan Dimeriahkan Wayang Kulit

Potret Forkopimcam Balongan Hadiri Mapag Sri di Desa Sukareja. (ist)

Forkopimpcam Balongan Hadiri Acara Mapag Sri di Desa Sukareja, Semoga Petani Hasilkan Padi yang Melimpah

Potret Kantor Kuwu desa Sukasari Kecamatan Arahan. (ist)

Tiga Pamong Desa Sukasari Mengaku Siap Hadapi Kebijakan Penjabat Kuwu

Potret perangkat desa Sudimampir lor, Camat Balongan, Sekmat Balongan, UPTD Pertanian Indramayu, BPP Balongan, UPI Rencana, BBWS Cisanggarung KTNA Kecamatan Balongan, Kelompok tani saat ubinan di desa Sudimampir Lor. (ist)

Camat Balongan Dampingi BPP Balongan Lakukan Ubinan di Desa Sudimampir Lor

Potret Kuwu desa Sudimampir Lor, Ade Nanto bersama Kapolsek Balongan dalam Acara Mapag Sri tahun 2026. (ist)

Pemdes Sudimampir Lor Gelar Acara Mapag Sri, Ungkapan Rasa Syukur Bagi Para Petani

Tani

Potret papan informasi pekerjaan pemeliharaan jaringan irigasi tersier desa Rajasinga. (ist)

Petani Rajasinga Sambut Baik Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Photo Babinsa Kaweron Koramil 0808/16 Talun Serda Edi Prasetiyo, 19/10/2025 (Ist)

Wujud Kepedulian TNI Pada Ketahanan Pangan, Babinsa Kaweron Bantu Petani Tanam Padi

Ketahanan Pangan Jagung di Desa Bojong Kulon Terus Ditingkatkan

Serikat Tani Indramayu Demo Tuntut Fasilitas Penunjang Pertanian

Semua Camat ‘Ngantor’ di Pintu Air Nina Agustina: Tindak Tegas Jika Ada Mafia Air

Nelayan

Potret Bupati Indramayu, Lucky Hakim Blusukan Tinjau Langsung Pengerukan Pelabuhan Dadap, 23/10/2025 (Ist).

Lucky Hakim Blusukan, Percepat Pelabuhan Dadap Untuk Mengangkat Perikanan Indramayu

Kemeriahan Pesta Laut di Pesisir Pantai Karangsong Indramayu

SPBUN dan Asuransi Perikanan untuk Perlindungan Nelayan Kecil

Pasokan Ikan Aman, Menteri KKP Pantau Produksi di Indramayu

Longboat Berpenumpang 11 Orang Selamat Setelah Alami Kerusakan Mesin di Perairan Maluku Tenggara

Berita lainnya

Potret ribuan peserta meriahkan color run ke-5 di Swiss Bellinn. (ist)

Ribuan Peserta Meriahkan Color Run Ke-5 Swiss-Belinn Indramayu

Potret salah satu pansus menyerahkan laporan kepada Ketua DPRD Indramayu. (ist)

DPRD Indramayu Gelar Rapat Paripurna, Matangkan Tiga Raperda Srategis Daerah

Potret Responsifitas Cepat' Kodim Indramayu bersama Karang Taruna desa Karangkerta Pembangunan KDMP. (ist)

Responsifitas Cepat Kodim Indramayu Diapresiasi Karang Taruna Desa Karangkerta

Logika Hukum Sapi Kurban dengan APBN dalam Perspektif Perlindungan Konsumen

Potret Kuasa hukum terdakwa Toni RM angkat bicara soal saksi dan CCTV. (ist)

Lima Saksi dan Rekaman CCTV Jadi Bukti Kunci, Kuasa Hukum Terdakwa Angkat Bicara

Potret rekonstruksi Jalan SP Sudikampiran – Gadingan di Kecamatan Sliyeg. (ist)

Pemkab Indramayu Genjot Infrastruktur Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Potret DPRD Indramayu diduga dana reses 9,4 miliar direkayasa dan proyek aspirasi diperjualbelikan. (ist)

Skandal Rekayasa Dana Reses 9,4 miliar, Proyek Aspirasi Dewan Diduga Di Perjualbelikan

Potret pengecekan cctv kejadian saat diruang sidang kasus Paoman. (ist)

Sidang Kasus Paoman: Kuasa Hukum Toni RM Sorot Kejanggalan CCTV TKP yang Terputus-Putus

Potret Polytama turut menyediakan obat-obatan sesuai hasil pemeriksaan medis. (ist)

Polytama Desa Sehat Hadirkan Pelayanan Kesehatan dan Edukasi Lingkungan di Ring 1

Prof. Dinn Wahyudin: Pendidikan Berasrama Terintegrasi Al-Zaytun Layak Jadi Inspirasi Nasional

WARTA

  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka
  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka

FEATURED

  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto
  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto

INTEREST

  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM
  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM

INFORMASI

  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK

Copyright © 2026 kagetnews.com - All Right Reserved

© 2026 Kagetnews.com. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

  • Warta
    • Warta Terkini
    • Warta Desa
    • Warta Tani
    • Warta Nelayan
    • Desa Dalam Angka
  • Featured
    • Inspirasi
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Foto
    • Apa Kata Pembaca
    • Aspirasi
  • Interest
    • Bencana
    • Budaya
    • Budidaya
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Wisata
    • Icip-Icip
    • UMKM
  • Informasi
    • Jual Beli Rangkas
    • Beasiswa
    • Loker
    • Properti