Search
Beranda » Opini » Runtuhnya Kecerdasan Bangsa

Runtuhnya Kecerdasan Bangsa

  • September 18, 2024
  • 8:59 pm
  • Opini
  • 18/09/2024
  • 20:59
Gambar ilustrasi. (Sumber: Pixabay)

Bagikan

Oleh: Hasbi Indra

Kagetnews | Opini – Kecerdasan menjadi ciri manusia yang membedakan dengan makhluk lain. Manusia yang digambarkan oleh pesan agama makhluk yang diberi akal dan hati nurani yang banyak manusia Indonesia menolak bahwa manusia sejenis simpanse yang menjadi pandangan Darwin. Karena manusia mengenal pendidikan yang diasah akal dan hati nuraninya dan manusia yang juga berbudaya dan bahkan berperadaban.

Manusia Indonesia kini mempunyai gambaran tentang bangsanya yang sangat bergantung pada hutang, di tengah rakyat yang miskin dan menganggur jumlahnya puluhan juta, di tengah rakyat yang menikmati perilaku korupsi dalam jumlah ratusan triliun, di tengah rakyat yang menyaksikan politik, hukum dan ekonomi demi kepentingan tahta.

Gambaran anak bangsa yang sedang dipertanyakan kecerdasannya.

Mempertanyakan manusia yang telah dididik tinggi lalu berlanjut ber partai dan berormas yang semuanya adalah jalan-jalan kecerdasan.

Kini sedang dipertanyakan bagaimana  manusianya menyiapkan sistem hidupnya.

Bangsa dengan sistem hidup yang seharusnya memiliki karakter sendiri. Sangat jelas dan terang benderang apa tujuan berbangsa dan bernegara supaya manusianya bekecerdasan untuk menciptakan keadilan, kemanusiaan dan kemakmuran seluruh rakyat.

Lahirnya Pancasila tentu diharapkan oleh the founding parents berbeda dengan sistem liberalis atau non liberalis atau yang disebut sosialis. Telah berlangsung puluhan tahun ini sistemnya hanya  menghasilkan apa yang diinginkan oleh sedikit orang. Dipertanyakan anak bangsa ini jangan selamanya menikmati sistem yang ada misalnya sistem liberalisme dan kapitalisme yang tentu berlawanan dengan sistem Pancasila baik sistem ekonomi maupun sistem politiknya.

Jangan membiarkan dirinya berada di kolam ketakcerdasan terhadap sistem yang dijalankan yang dirasakan sebagai sistem tak punya kelamin yang jelas. Okelah kalau ada sistem yang ektrim kanan dan ektrim kiri maka sistem Pancasila itu baiknya di format sistem “tengah” yang bisa mengisi kelemahan kanan dan kiri itu.

Itu problem pertama bangsa untuk merumuskan detils sistem Pancasila yang berkaitan dengan sistem ekonomi dan politiknya.

Problem kedua bangsa adalah tak ada detil dari  konstitusinya agar negara menguasai SDA yang dimilikinya untuk sepenuhnya untuk rakyat. Rakyatnya kini hanya menjadi korban ekploitasi tambang misalnya menjadikan lingkungan rusak dan bahkan kesehatan terganggu dan korban nyawa manusia terjadi. Ini butuh suatu kecerdasan yang sangat diperlukan untuk meresponsnya.

Problem ketiga ekploitasi manusianya yang hanya diperuntukkan untuk sekelompok kecil orang yang hidup sangat berkemakmuran dan melalui tangan tahta memeras rakyat banyak melalui pembangunan yang tak pro rakyat yang berakibat ada kost kenaikan pajak dan kenaikan kebutuhan mendasar rakyat dan semakin berat mereka menjalani hidupnya.

Lalu di tengah rakyat yang puluhan juta masih nestapa dan uang atau milik mereka dijadikan sasaran dan bancakan korupsi yang terjadi misalnya di dana Bansos, Jiwasraya Asabri, Timah dan lainnya yang belum terungkap yang jumlahnya bisa lebih dari 1000 trilyun. Hukuman ringan diberikan ke mereka dan hanya bisa menguntungkan kaum birokrat, politisi dan ahli hukumnya. Hukuman berat sudah harus diberikan ke pelakunya minimal memiskinkan diri dan keluarganya.

Tampaknya menghancurkan Indonesia bukan saja melalui ekploitasi kekayaan alamnya tetapi juga ekploitasi manusianya.

Telah digambarkan kepada rakyat dan juga kepada kaum yang terdidik tinggi. Di partai, di ormas dan ormas Islam dan kaum intelektual serta kaum berbintang, saat ini, ada gambaran diri yang dipaksa tak memiliki kecerdasan pada hal sudah dididik di lembaga pendidikan dan sudah dicerdaskan melalui partai, ormas dan lainnya.

Sudah banyak modal budaya seperti partai PDIP, Golkar, PKS, PKB, Gerindra, Nasdem, PPP dan lainnya dan juga ormas keagamaan, Katolik Kristen, Hindu Budha, Konghucu  dan ormas Islam seperti NU, MU dan lainnya demikian banyak lainnya seperti ormas cendikiawan, mahasiswa, pelajar dan pemuda tak selayaknya  abai dan baiknya melakukan kerja fikir untuk detil sistem yang mengatur negara dan bahkan diperlukan kerja gerakan agar sistem yang merakyat bisa didesakkan ke negara baik ke eksekutif maupun legislatif.

Ada mereka yang digaji oleh rakyat dan melebihi apa yang diterima oleh ratusan juta manusia lainnya. Mereka layak untuk berpihak ke rakyat dan ini sudah dijalani bahkan telah ada sejak Orde Lama yang kini masa reformasi yang tak mereformasi dirinya,  kondisi bangsa dan nasib rakyat semakin mengkhawatirkan, kini terjadi kehampaan amanah yang harusnya mereka tunaikan.

Hal yang mendasar yang perlu perhatian melalui kerja fikir dan kerja gerakan oleh komponen potensi bangsa ini, baiknya disadari oleh partai, ormas dan kaum intelektual dan kaum berbintang emas dipundaknya untuk bergerak tentang sistem yang dianut yang tak jelas jenis kelaminnya dan juga perilaku ekploitasi kekayaan alam  serta  mengeksploitasi keringat rakyat dan terus membebani hidupnya dan mereka termasuk yang puluhan juta miskin dan menganggur menyaksikan prilaku korupsi yang jumlahnya ratusan triliun negeri yang semakin korup dalam jumlah gila-gilaan yang membuat bangsa ini berada di titik ketakcerdasan dalam berbangsa dan bernegara. Sampai kapan dibiarkan?

Bogor September 2024
Penulis adalah akademisi dari UIKA Bogor


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

  • Hasbi Indra, Kecerdasan Bangsa, Opini
PrevSebelumnyaTerapi Gelembung Nano ‘RAHO Club, IMI dan TNI AL’, Dobrak Dunia Kesehatan
TerbaruOknum Hakim Agung MA “Disemprit” Ketua Umum PJI Hartanto BoechoriNext
Desa
Tani
Nelayan
Desa

Potret Juru tulis desa Pawidean, Taufik Kurohman. (ist)

Desa Pawidean Gelar Tradisi Mapag Sri: Dimulai Sunatan Massal, Doa Bersama dan Dimeriahkan Wayang Kulit

Potret Forkopimcam Balongan Hadiri Mapag Sri di Desa Sukareja. (ist)

Forkopimpcam Balongan Hadiri Acara Mapag Sri di Desa Sukareja, Semoga Petani Hasilkan Padi yang Melimpah

Potret Kantor Kuwu desa Sukasari Kecamatan Arahan. (ist)

Tiga Pamong Desa Sukasari Mengaku Siap Hadapi Kebijakan Penjabat Kuwu

Potret perangkat desa Sudimampir lor, Camat Balongan, Sekmat Balongan, UPTD Pertanian Indramayu, BPP Balongan, UPI Rencana, BBWS Cisanggarung KTNA Kecamatan Balongan, Kelompok tani saat ubinan di desa Sudimampir Lor. (ist)

Camat Balongan Dampingi BPP Balongan Lakukan Ubinan di Desa Sudimampir Lor

Potret Kuwu desa Sudimampir Lor, Ade Nanto bersama Kapolsek Balongan dalam Acara Mapag Sri tahun 2026. (ist)

Pemdes Sudimampir Lor Gelar Acara Mapag Sri, Ungkapan Rasa Syukur Bagi Para Petani

Tani

Potret papan informasi pekerjaan pemeliharaan jaringan irigasi tersier desa Rajasinga. (ist)

Petani Rajasinga Sambut Baik Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Photo Babinsa Kaweron Koramil 0808/16 Talun Serda Edi Prasetiyo, 19/10/2025 (Ist)

Wujud Kepedulian TNI Pada Ketahanan Pangan, Babinsa Kaweron Bantu Petani Tanam Padi

Ketahanan Pangan Jagung di Desa Bojong Kulon Terus Ditingkatkan

Serikat Tani Indramayu Demo Tuntut Fasilitas Penunjang Pertanian

Semua Camat ‘Ngantor’ di Pintu Air Nina Agustina: Tindak Tegas Jika Ada Mafia Air

Nelayan

Potret Bupati Indramayu, Lucky Hakim Blusukan Tinjau Langsung Pengerukan Pelabuhan Dadap, 23/10/2025 (Ist).

Lucky Hakim Blusukan, Percepat Pelabuhan Dadap Untuk Mengangkat Perikanan Indramayu

Kemeriahan Pesta Laut di Pesisir Pantai Karangsong Indramayu

SPBUN dan Asuransi Perikanan untuk Perlindungan Nelayan Kecil

Pasokan Ikan Aman, Menteri KKP Pantau Produksi di Indramayu

Longboat Berpenumpang 11 Orang Selamat Setelah Alami Kerusakan Mesin di Perairan Maluku Tenggara

Berita lainnya

Potret Ketua Umum IKAPMI DIY periode 2026-2030, Abdul Kholik. (ist)

Alumni Jogja IKAPMI Resmi Dilantik, Siap Kawal Kebijakan Pemkab Indramayu

Potret Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan Polres Metro Jakarta Barat Akp Alexander Tengbunan. (ist)

Pria Dibacok di Grogol Petamburan, Polisi Pastikan Bukan Aksi Pembegalan

Potret diduga sekelompok pengunjung dari pihak korban pembunuhan Paoman yang hina Profesi Jurnalis. (ist)

Diduga Sekelompok Pengunjung Hina Profesi Jurnalis, Picu Amarah Insan Pers Indramayu

Potret Direktur Penggalangan Relawan DPP PSI Furqan AMC. (ist)

Kecam Keras Israel, PSI Dukung Sepenuhnya Upaya Pemerintah RI Membebaskan Relawan dan Jurnalis

Potret Pemkab Indramayu genjot pembangunan jalan beton di desa Karangsinom dan Kedungdawa. (ist)

Pemkab Indramayu Genjot Pembangunan Jalan Beton di Karangsinom dan Kedungdawa

Potret PK PMII Indramayu. (ist)

Pembangunan Berkelanjutan atau Singkirkan Rakyat? Catatan Forum Agraria PMII Indramayu

Potret FPN saat melakukan aksi solidaritas kemanusiaan di Jakarta. (Ist)

FPN Minta Presiden Prabowo Bebaskan Aktivis Kemanusiaan dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Israel

Potret Bupati Lucky Hakim bersama DPRD Indramayu. (ist)

Rapat Paripurna DPRD Indramayu Bahas Alih Status RSUD M.A Sentot dan Penyertaan Modal PT BPR

Potret sidang pembunuhan keluarga Paoman. (ist)

Pengacara Kondang Toni RM Curiga Ada Tekanan, Priyo Cabut Kuasa Hukum

Potret terdakwa Priyo bikin heboh saat mendadak cabut kuasa hukum Toni RM di Persidangan. (ist)

Heboh di PN Indramayu, Priyo Mendadak Cabut Kuasa Toni RM Usai Didatangi Polisi

WARTA

  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka
  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka

FEATURED

  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto
  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto

INTEREST

  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM
  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM

INFORMASI

  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK

Copyright © 2026 kagetnews.com - All Right Reserved

© 2026 Kagetnews.com. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

  • Warta
    • Warta Terkini
    • Warta Desa
    • Warta Tani
    • Warta Nelayan
    • Desa Dalam Angka
  • Featured
    • Inspirasi
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Foto
    • Apa Kata Pembaca
    • Aspirasi
  • Interest
    • Bencana
    • Budaya
    • Budidaya
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Wisata
    • Icip-Icip
    • UMKM
  • Informasi
    • Jual Beli Rangkas
    • Beasiswa
    • Loker
    • Properti