Search
Beranda » Opini » Refleksi Kebangkitan Nasional: Pendidikan Tinggi sebagai Hak, Bukan Pilihan

Refleksi Kebangkitan Nasional: Pendidikan Tinggi sebagai Hak, Bukan Pilihan

  • May 20, 2024
  • 8:09 pm
  • Opini
  • 20/05/2024
  • 20:09
Potret Penulis.

Bagikan

Mulyawan Safwandy Nugraha
Dosen PPS UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Ketua Dewan Pendidikan Kota Sukabumi

Kagetnews | Opini – Kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional dengan harapan besar menuju Indonesia Emas 2045. Namun, di tengah semangat ini, pendidikan tinggi di Indonesia menghadapi tantangan serius dengan kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di berbagai universitas. Pernyataan kontroversial pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bahwa pendidikan tinggi adalah pilihan dan kebutuhan tersier semakin memperparah situasi. Refleksi ini mengajak kita untuk merenungkan dan mencari solusi atas masalah yang mengancam masa depan pendidikan kita.

Pendidikan tinggi seharusnya dianggap sebagai hak fundamental, bukan pilihan. Di era globalisasi, kemampuan untuk bersaing di pasar kerja internasional sangat ditentukan oleh pendidikan tinggi yang memadai. Menganggap pendidikan tinggi sebagai kebutuhan tersier menunjukkan pemahaman yang keliru tentang peran pendidikan dalam pembangunan manusia dan bangsa. Negara maju telah lama mengakui pentingnya pendidikan tinggi dalam memajukan teknologi, inovasi, dan ekonomi. Oleh karena itu, kita harus menolak pandangan sempit ini dan menegaskan bahwa pendidikan tinggi adalah hak setiap warga negara.

Kenaikan UKT yang drastis menambah beban finansial bagi mahasiswa dan keluarga mereka. Banyak yang terpaksa berhenti kuliah karena ketidakmampuan membayar biaya kuliah yang semakin mahal. Situasi ini tidak hanya merugikan individu, tetapi juga merugikan bangsa yang kehilangan potensi sumber daya manusia berkualitas. Jika kita ingin mencapai Indonesia Emas 2045, kita harus memastikan bahwa setiap anak bangsa memiliki akses yang adil dan terjangkau ke pendidikan tinggi.

Solusi atas masalah ini memerlukan kebijakan yang pro-rakyat dan berpihak pada pendidikan. Pemerintah harus mengambil langkah konkrit untuk menstabilkan biaya pendidikan tinggi dan memberikan bantuan finansial yang memadai bagi mahasiswa kurang mampu. Beasiswa dan program subsidi pendidikan harus diperluas, bukan dikurangi. Selain itu, diperlukan transparansi dalam pengelolaan anggaran pendidikan agar dana yang tersedia benar-benar digunakan untuk kepentingan mahasiswa dan peningkatan kualitas pendidikan.

Penting juga untuk memperkuat peran masyarakat dan sektor swasta dalam mendukung pendidikan tinggi. Kolaborasi antara pemerintah, universitas, dan industri dapat menciptakan sistem pendidikan yang lebih responsif terhadap kebutuhan pasar kerja dan perkembangan teknologi. Program magang, penelitian bersama, dan pengembangan kurikulum berbasis kompetensi adalah beberapa contoh inisiatif yang bisa dilakukan.

Hari Kebangkitan Nasional adalah momentum yang tepat untuk merefleksikan kembali tujuan dan cita-cita bangsa. Kita harus mengevaluasi sejauh mana kebijakan pendidikan kita telah membantu atau menghambat kemajuan bangsa. Kesadaran bahwa pendidikan adalah kunci untuk mengatasi berbagai permasalahan sosial dan ekonomi harus menjadi landasan dalam setiap pengambilan kebijakan. Pendidikan tinggi tidak boleh lagi dipandang sebagai kemewahan, melainkan sebagai investasi jangka panjang bagi kesejahteraan dan kemajuan bangsa.

Di tengah tantangan global, kita membutuhkan generasi muda yang terdidik dan siap menghadapi berbagai perubahan. Pendidikan tinggi memainkan peran sentral dalam membentuk karakter, keterampilan, dan wawasan para pemimpin masa depan. Tanpa pendidikan tinggi yang terjangkau dan berkualitas, kita akan kesulitan mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Kita juga harus membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pendidikan tinggi di kalangan masyarakat. Gerakan sosial untuk menuntut akses pendidikan yang adil dan terjangkau harus didukung oleh semua lapisan masyarakat. Keterlibatan aktif masyarakat dalam mengadvokasi hak-hak pendidikan adalah bentuk nyata dari partisipasi demokrasi yang sehat.

Pada akhirnya, refleksi Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2024 harus menjadi panggilan untuk bertindak. Kita tidak bisa diam saat pendidikan tinggi, yang seharusnya menjadi hak setiap warga negara, terancam oleh kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat. Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik balik untuk memperjuangkan pendidikan tinggi yang lebih baik, lebih adil, dan lebih terjangkau bagi semua. Hanya dengan demikian, kita bisa mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang kita cita-citakan bersama.


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

  • Kebangkitan Nasional, Opini, Pendidikan, Perguruan TInggi, Refleksi
PrevSebelumnyaTeori Komunikasi Matematika: Mengurai Kompleksitas Komunikasi dengan Angka dan Makna
TerbaruIn Memoriam: Salim Said dan Generasi Film Indonesia Next
Desa
Tani
Nelayan
Desa

Potret Juru tulis desa Pawidean, Taufik Kurohman. (ist)

Desa Pawidean Gelar Tradisi Mapag Sri: Dimulai Sunatan Massal, Doa Bersama dan Dimeriahkan Wayang Kulit

Potret Forkopimcam Balongan Hadiri Mapag Sri di Desa Sukareja. (ist)

Forkopimpcam Balongan Hadiri Acara Mapag Sri di Desa Sukareja, Semoga Petani Hasilkan Padi yang Melimpah

Potret Kantor Kuwu desa Sukasari Kecamatan Arahan. (ist)

Tiga Pamong Desa Sukasari Mengaku Siap Hadapi Kebijakan Penjabat Kuwu

Potret perangkat desa Sudimampir lor, Camat Balongan, Sekmat Balongan, UPTD Pertanian Indramayu, BPP Balongan, UPI Rencana, BBWS Cisanggarung KTNA Kecamatan Balongan, Kelompok tani saat ubinan di desa Sudimampir Lor. (ist)

Camat Balongan Dampingi BPP Balongan Lakukan Ubinan di Desa Sudimampir Lor

Potret Kuwu desa Sudimampir Lor, Ade Nanto bersama Kapolsek Balongan dalam Acara Mapag Sri tahun 2026. (ist)

Pemdes Sudimampir Lor Gelar Acara Mapag Sri, Ungkapan Rasa Syukur Bagi Para Petani

Tani

Potret papan informasi pekerjaan pemeliharaan jaringan irigasi tersier desa Rajasinga. (ist)

Petani Rajasinga Sambut Baik Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Photo Babinsa Kaweron Koramil 0808/16 Talun Serda Edi Prasetiyo, 19/10/2025 (Ist)

Wujud Kepedulian TNI Pada Ketahanan Pangan, Babinsa Kaweron Bantu Petani Tanam Padi

Ketahanan Pangan Jagung di Desa Bojong Kulon Terus Ditingkatkan

Serikat Tani Indramayu Demo Tuntut Fasilitas Penunjang Pertanian

Semua Camat ‘Ngantor’ di Pintu Air Nina Agustina: Tindak Tegas Jika Ada Mafia Air

Nelayan

Potret Bupati Indramayu, Lucky Hakim Blusukan Tinjau Langsung Pengerukan Pelabuhan Dadap, 23/10/2025 (Ist).

Lucky Hakim Blusukan, Percepat Pelabuhan Dadap Untuk Mengangkat Perikanan Indramayu

Kemeriahan Pesta Laut di Pesisir Pantai Karangsong Indramayu

SPBUN dan Asuransi Perikanan untuk Perlindungan Nelayan Kecil

Pasokan Ikan Aman, Menteri KKP Pantau Produksi di Indramayu

Longboat Berpenumpang 11 Orang Selamat Setelah Alami Kerusakan Mesin di Perairan Maluku Tenggara

Berita lainnya

Potret Bupati Indramayu, Lucky Hakim. (ist)

Tak Berhenti di 2026, Lucky Hakim Tegaskan Pembangunan Jalan Berlanjut hingga 2027

Potret Hashim Djojohadikusumo, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ekonomi. (ist)

H. Mulyadi: Kehadiran Hashim Djojohadikusumo Jadi Penyemangat Petani Kedelai Indramayu

Potret persiapan rekontruksi ruas jalan Terisi - Tugu kecamatan Terisi. (ist)

DPUPR Indramayu Komitmen Benahi Jalan Terisi–Tugu demi Kelancaran Mobilitas Warga

Potret pengurus Ikatan Remaja Masjid (IKRAMA) Al Mujahirin Desa Sukamulya silaturahmi ke kediaman H. Mulyadi, SE. (ist)

Dorong Peran Generasi Muda, H. Mulyadi Beri Apresiasi untuk Pemuda IKRAMA Al Muhajirin

Potret ribuan peserta meriahkan color run ke-5 di Swiss Bellinn. (ist)

Ribuan Peserta Meriahkan Color Run Ke-5 Swiss-Belinn Indramayu

Potret salah satu pansus menyerahkan laporan kepada Ketua DPRD Indramayu. (ist)

DPRD Indramayu Gelar Rapat Paripurna, Matangkan Tiga Raperda Srategis Daerah

Potret Responsifitas Cepat' Kodim Indramayu bersama Karang Taruna desa Karangkerta Pembangunan KDMP. (ist)

Responsifitas Cepat Kodim Indramayu Diapresiasi Karang Taruna Desa Karangkerta

Logika Hukum Sapi Kurban dengan APBN dalam Perspektif Perlindungan Konsumen

Potret Kuasa hukum terdakwa Toni RM angkat bicara soal saksi dan CCTV. (ist)

Lima Saksi dan Rekaman CCTV Jadi Bukti Kunci, Kuasa Hukum Terdakwa Angkat Bicara

Potret rekonstruksi Jalan SP Sudikampiran – Gadingan di Kecamatan Sliyeg. (ist)

Pemkab Indramayu Genjot Infrastruktur Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

WARTA

  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka
  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka

FEATURED

  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto
  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto

INTEREST

  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM
  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM

INFORMASI

  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK

Copyright © 2026 kagetnews.com - All Right Reserved

© 2026 Kagetnews.com. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

  • Warta
    • Warta Terkini
    • Warta Desa
    • Warta Tani
    • Warta Nelayan
    • Desa Dalam Angka
  • Featured
    • Inspirasi
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Foto
    • Apa Kata Pembaca
    • Aspirasi
  • Interest
    • Bencana
    • Budaya
    • Budidaya
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Wisata
    • Icip-Icip
    • UMKM
  • Informasi
    • Jual Beli Rangkas
    • Beasiswa
    • Loker
    • Properti