Oleh : Faqieh
Desa Leuwikujang yang ada di Kabupaten Majalengka Jawa Barat, merupakan suatu perkampungan besar yang menyimpan banyak potensi untuk dikembangkan oleh masyarakatnya. Keadaan alam dan manusianya telah membentuk suatu kebudayaan yang berjati diri.
Potensi alam yang disuguhkan Desa Leuwikujang banyak dijadikan oleh masyarakat sebagai destinasi wisata, yang selanjutnya menumbuhkan jalur perekonomian bagi warga sekitar.

Bukan hanya itu, pertanian, peternakan, serta budi daya ikan juga menjadi sumber perekonomian bagi para masyarakat sekitar. Karena kondisi alam yang mendukung di desa yang wilayahnya memiliki dataran tinggi ini.
Pembangunan demi pembangunan yang ada di desa, tidak lepas dari peran masyarakat dan pemuda yang ada di Desa Leuwikujang. Contoh kecilnya banyak dari warga sekitar mempromosikan secara langsung kepada wisatawan maupun di sosial media, berkenaan dengan produk unggulan yang dihasilkan.
Hal tersebut bisa dilihat secara langsung ketika para wisatawan datang di tempat/destinasi wisata. Banyak pedagang dari warga lokal yang menawarkan produk asli buatan Desa Leuwikujang, seperti suvenir dan makanan khas.



Melalui pemerintah desa serta dorongan dari tokoh masyarakat, para pemuda di Desa Leuwikujang juga diikutsertakan dalam pelatihan-pelatihan usaha. Hal ini dalam rangka membentuk jiwa entrepreneur serta kemandirian sedini mungkin, yang mana nantinya jangan sampai warga sekitar hanya menjadi penonton dari kesuksesan maupun keberhasilan sebagian orang yang ada. Dari pelatihan tersebut mereka dididik untuk berkontribusi secara langsung dalam membangun desanya dari produk-produk yang diciptakan.

Pada sisi lainnya, masyarakat Desa Leuwikujang juga terbiasa dengan budaya gotong royong, seperti ketika ada pembangunan fasilitas umum. Swadaya masyarakat sekitar juga turut dilibatkan dalam pembangunannya.
Dalam menyampaikan aspirasi terkait pembangunan Desa Leuwikujang, masyarakat dan para pemuda difasilitasi Pemerindah Desa (Pemdes) forum musyawarah, seperti Musyawarah Dusun (Musdus) maupun Musyawarah Desa (Musdes). Biasanya dalam musyawarah tersebut dihadiri Pemdes, Tokoh Masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Rukun Warga serta Rukun Tetangga setempat.

Perlu diketahui Sarana Prasarana (Sapras) yang ada untuk saat ini adalah lapangan sepak bola dan mobil siaga desa. Desa Leuwikujang masih membutuhkan kendaraan roda tiga pengangkut hasil pertanian, dan tenaga kesehatan dokter dan bidan desa yang siaga di lokasi.
Penulis adalah salah seorang Mahasiswa di STID Al Biruni Cirebon.





















