Kagetnews | Indramayu – Lautan massa pendukung calon kuwu (calwu) nomor urut 3, Eka Kalamanda, S.Pd memadati jalur kampanye damai yang digelar di desa Arahan Lor, kecamatan Arahan, kabupaten Indramayu pada Kamis (4/12/2025). Ribuan simpatisan tumpah ruah mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung tertib, meriah, dan kondusif.
Kampanye dimulai dari titik kumpul utama di rumah calon Kuwu Eka Kalamanda, kemudian calon Kuwu Eka Kalamanda, S.Pd menggunakan beca listrik bergerak menyusuri jalan-jalan pemukiman sambil menyapa warga.
Para pendukung membawa atribut kampanye seperti bendera, poster, hingga spanduk bertuliskan dukungan untuk Eka Kalamanda. Suasana kian semarak dengan iringan musik serta yel-yel “coblos nomor 3” khas dari massa simpatisan.

Kampanye damai ini menjadi salah satu agenda resmi tahapan Pilwu yang bertujuan mengajak masyarakat menjaga keamanan, persatuan, serta menghindari provokasi menjelang hari pemungutan suara. Para pendukung terlihat kompak mengenakan atribut seragam dan membawa pesan-pesan persaudaraan di sepanjang rute pawai.
Dalam Pemilihan Kuwu (Pilwu) serentak yang dijadwalkan 10 Desember 2025, ia mengusung slogan “MAKMUR” yang mencakup Maju Bersama, Aman dan Nyaman, Kreatif dan Inovatif, Mandiri Ekonomi, Unggul Dalam Pelayanan, Rukun dan Sejahtera.
Calwu Eka Kalamanda, menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan kedisiplinan para pendukung. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Pilwu tidak hanya ditentukan oleh calon, tetapi juga oleh kedewasaan masyarakat dalam menjaga suasana tetap damai.
“Terima kasih kepada seluruh warga yang hadir. Saya berharap Pilwu tahun ini dapat menjadi ajang demokrasi yang sehat, santun, dan damai. Jangan lupa coblos nomor 3,” ujarnya.
Pihak panitia Pilwu dan aparat keamanan setempat juga mengapresiasi jalannya kegiatan yang berlangsung lancar tanpa gangguan. Mereka mengimbau seluruh calon dan tim sukses untuk terus menjaga kondusivitas hingga hari pencoblosan.
Kampanye damai ini menjadi simbol komitmen bersama untuk mewujudkan Pilwu yang aman, damai, dan bermartabat di desa tersebut. (LS)





















