Kagetmews | Indramayu — Forum Komunikasi Mahasiswa Pelajar Pantura (FKMPP) melakukan audiensi resmi dengan Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk menyampaikan sikap, pandangan, serta beberapa masukan penting terkait pelayanan air bersih dan dinamika yang sedang terjadi di internal PDAM.
Audiensi ini dipimpin langsung oleh Ketua FKMPP, Abdul Mufid, yang hadir bersama sejumlah perwakilan mahasiswa dan pelajar Pantura. Pertemuan berlangsung fokus dan terbuka, membahas berbagai isu yang berkembang di masyarakat, mulai dari pelayanan PDAM, kebutuhan air bersih, hingga respon publik terhadap situasi yang tengah dihadapi Dirut, Kamis (27/11/2025).
Dalam penyampaiannya, Abdul Mufid menegaskan bahwa kehadiran FKMPP bukan untuk memberikan pembelaan, melainkan untuk mendengarkan langsung penjelasan Dirut serta memastikan bahwa kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
FKMPP hadir untuk memastikan suara masyarakat dan pemuda tersampaikan. Kami ingin mendengar langsung kondisi di PDAM, memahami tantangan yang ada, dan melihat bagaimana pelayanan tetap dapat berjalan baik,”ungkap Abdul Mufid.
Mufid juga menekankan bahwa dinamika yang saat ini menimpa PDAM tidak boleh mengganggu layanan dasar masyarakat, terutama akses air bersih. Ia menilai penting bagi seluruh pihak, termasuk pemuda Pantura, untuk menjaga suasana tetap kondusif.
“Kami memahami bahwa Bapak Dirut sedang menghadapi isu yang cukup berat, terlebih beliau baru menjabat . Namun pelayanan air bersih tidak boleh terhenti. FKMPP mendorong agar stabilitas pelayanan tetap dijaga dengan baik,” tegasnya.
Dalam audiensi tersebut, FKMPP juga menyampaikan beberapa catatan kritis dari masyarakat, seperti:
* perlunya peningkatan respon terhadap keluhan pelanggan,
* memastikan distribusi air tetap stabil di beberapa titik rawan,
* pentingnya kejelasan informasi publik terkait situasi PDAM saat ini,
* serta harapan masyarakat agar kepemimpinan PDAM tetap fokus menjalankan tugas nya dengan focus dan profesional
Dirut PDAM menyampaikan apresiasi atas sikap FKMPP yang datang membawa aspirasi masyarakat dan bukan sekadar opini sepihak. Ia juga memberikan penjelasan terkait kondisi PDAM dan langkah-langkah yang tengah diupayakan untuk menjaga pelayanan tetap optimal.
Audiensi ini menjadi ruang penting bagi FKMPP untuk memastikan bahwa suara pemuda hadir sebagai pengingat sekaligus penjaga moral publik dalam pelayanan air bersih di Pantura. FKMPP menutup audiensi dengan menegaskan bahwa mereka akan terus menjalankan fungsi pemantauan dan menyampaikan aspirasi masyarakat secara objektif. (LS)





















