Search
Beranda » Opini » Perang: Kebencian & Kehancuran

Perang: Kebencian & Kehancuran

  • taufid
  • September 24, 2023
  • 9:32 pm
  • Opini
  • taufid
  • 24/09/2023
  • 21:32
Gambar ilustrasi. (Sumber: PxHere)

Bagikan

Oleh: Fokky Fuad Wasitaatmadja
Dosen Magister Ilmu Hukum Universitas Al Azhar Indonesia

Kagetnews | Opini – Tulisan ini saya buat ketika melintas perjalanan dari Berlin ke Warsawa. Kedua kota tersebut menjadi sebuah tempat ikonik dalam Perang Dunia yang pernah terjadi. Perang yang telah melahirkan kerusakan massif bagi kedua kota tersebut. Warsawa diluluhlantakkan oleh pasukan Jerman di tahun 1939, dan Berlin dihancurleburkan oleh pemboman pasukan sekutu di tahun 1943-1945. Saya membayangkan bagaimana anak-anak muda Jerman kala itu dengan semangat chauvinism mereka yang sangat kuat membabat habis Warsawa dan kemudian kota besar lainnya di Eropa, dari London, Paris hingga Stalingrad di Rusia.

Terbayang bagaimana Eropa yang telah terlepas dari kekejaman Perang Dunia I harus bersiap kembali menghadapi agresivitas Jerman dalam Perang Dunia II. Kini kota-kota besar Eropa (termasuk kedua kota ini) kembali bersiap mewaspadai dampak terjadinya perang Rusia vs Ukraina bagi kota besar Eropa. Rusia mulai menebar ancaman ke Warsawa, Berlin, hingga London akibat dukungan mereka terhadap Ukraina.

Perang dan Dehumanisasi

Perang adalah sebuah metode dehumanisasi untuk menyelesaikan masalah. Perang dikobarkan untuk mengakhiri sebuah pertentangan. Perang sendiri merupakan bentuk luapan ego untuk menguasai dan menundukkan manusia lainnya ke dalam kekuasaannya. Perang dilakukan tidak saja menggunakan senjata, tetapi juga melibatkan unsur psikologi untuk melumpuhkan mental lawan. Perang tidak sekedar membunuh, tetapi menghancurkan segenap ide kemanusiaan. Ia meluluhlantakkan segenap nilai-nilai kemanusiaan yang selama ini terjaga. Perang walau mengumandangkan ide religius seperti konsep perang suci (holy war), tetapi dalam realita empiris tetap terjadi proses dehumanisasi.

Perang dilakukan dengan beragam cara, baik cara-cara yang diperkenankan, maupun cara-cara licik dan kejam untuk memenangkan sebuah keunggulan peperangan. Jika pertempuran (battle) berkaitan dengan tindakan sengketa bersenjata antar tentara atau kekuatan bersenjata, maka perang (war) melampaui itu semua. Perang melibatkan segala hal, fisik dan non-fisik, psikologis dan non psikologis, penghancuran kekuatan ekonomi dan lainnya.

Dalam Perang Dunia II Pasukan Uni Sovyet yang menduduki wilayah Berlin Timur melakukan perkosaan terhadap perempuan Jerman dalam wilayah yang didudukinya. Jauh sebelumnya tentara Kekaisaran Jepang melakukan perkosaan dan penyembelihan ribuan warga Nanking yang didudukinya di tahun 1930an yang terkenal dengan kisah The Nanking Rape. Tentara Serbia selain melakukan pembunuhan massal juga memperkosa ribuan perempuan muslim Bosnia di era tahun 90an dalam Perang Balkan. Fakta-fakta ini menunjukkan bahwa perang bukan sekedar membunuh dengan senjata, tetapi lebih jauh adalah menghancurkan mental lawan. Tindakan ini jelas bertentangan dengan Konvensi Jenewa 1949, tetapi secara praktik dilanggar dan dilakukan oleh negara secara terstruktur dan sistematis untuk memenangkan sebuah peperangan melalui proses penghancuran kondisi psikologis pihak lawan.

Perang adalah sebuah kenyataan, realita yang dihadapi oleh manusia sejak peradaban manusia itu ada. Hasil dari peperangan adalah kemenangan di satu pihak, dan kekalahan serta kehancuran di pihak lainnya. Tidak sekedar kerusakan fisik, melainkan juga psikologi dan jiwa manusia. Kerusakan psikologis akibat perang lebih terasa merusak dibandingkan kehancuran gedung dan hilangnya nyawa manusia. Orang yang terlibat dalam perang, walaupun ia memenangkan sebuah peperangan mengalami trauma berat akibat tekanan jiwa yang dialami selama masa perang.

Akibat dari sebuah perang juga tidak ringan. Kebencian sebuah bangsa terhadap bangsa lainnya tidak akan mudah dihapuskan dalam waktu yang singkat. Perang Manchuria tahun 1930 telah memunculkan kebencian warga Tiongkok terhadap Jepang. Pendudukan Polandia oleh Jerman dalam awal Perang Dunia II tahun 1939 telah menimbulkan trauma dan kebencian bangsa Polandia terhadap bangsa Jerman. Bahkan ucapan kalimat yang terlontar dalam bahasa Jerman kepada warga Polandia cukup membuat warga tua Polandia merasa trauma hingga kini. Perang antara Korea vs Jepang telah mampu menimbulkan kebencian warga Korea terhadap bangsa Jepang hingga kini.
Mungkin kita akan melihat bagaimana kebencian warga Ukraina terhadap Bangsa Rusia yang akan selalu dianggap agresor atau penakluk tanpa rasa kemanusiaan.

Perang membumihanguskan prinsip etika manusia. Manusia yang hidup dalam segenap tatanan hidupnya hancur dan tergilas habis oleh sebuah keinginan untuk menaklukkan. Perang juga menjadikan manusia kehilangan eksistensinya sebagai makhluk beradab. Perang memunculkan depresi hingga kematian. Semua manusia yang terlibat terbawa oleh sebuah semangat yang sama yaitu membunuh dan menghancurkan. Kekejaman perang menjadi metode hidup yang harus dijalani. Kini manusia menjadi serigala kelaparan yang mencari korban manusia untuk dihancurkan. Tidak ada tempat lagi bagi rasa kasih-sayang, karena yang tersisa hanyalah membunuh atau terbunuh.

Penutup

Perang melibatkan kebencian antar manusia berbeda bangsa atau kelompok. Perang melibatkan segenap komponen dalam diri manusia. Perang yang telah ada sejak peradaban manusia tampaknya akan selalu ada dalam setiap babak kehidupan manusia. Perang yang diawali oleh perebutan sebuah wilayah yang memiliki nilai materi ekonomi, berkelindan dengan jiwa manusia. Sebuah jiwa yang terus menginginkan untuk memiliki sesuatu benda tanpa batas. Hasil dari sebuah kisah perang adalah munculnya kisah-kisah pilu dan tragedi kemanusiaan. ***


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

  • Kebencian, Kehancuran, Opini, Perang
PrevSebelumnyaEfektivitas Penegakan HAM Kasus Pembunuhan yang Dilakukan Oleh Paspampres & TNI AD
TerbaruBangsa KenabianNext
Desa
Tani
Nelayan
Desa

Potret Juru tulis desa Pawidean, Taufik Kurohman. (ist)

Desa Pawidean Gelar Tradisi Mapag Sri: Dimulai Sunatan Massal, Doa Bersama dan Dimeriahkan Wayang Kulit

Potret Forkopimcam Balongan Hadiri Mapag Sri di Desa Sukareja. (ist)

Forkopimpcam Balongan Hadiri Acara Mapag Sri di Desa Sukareja, Semoga Petani Hasilkan Padi yang Melimpah

Potret Kantor Kuwu desa Sukasari Kecamatan Arahan. (ist)

Tiga Pamong Desa Sukasari Mengaku Siap Hadapi Kebijakan Penjabat Kuwu

Potret perangkat desa Sudimampir lor, Camat Balongan, Sekmat Balongan, UPTD Pertanian Indramayu, BPP Balongan, UPI Rencana, BBWS Cisanggarung KTNA Kecamatan Balongan, Kelompok tani saat ubinan di desa Sudimampir Lor. (ist)

Camat Balongan Dampingi BPP Balongan Lakukan Ubinan di Desa Sudimampir Lor

Potret Kuwu desa Sudimampir Lor, Ade Nanto bersama Kapolsek Balongan dalam Acara Mapag Sri tahun 2026. (ist)

Pemdes Sudimampir Lor Gelar Acara Mapag Sri, Ungkapan Rasa Syukur Bagi Para Petani

Tani

Potret papan informasi pekerjaan pemeliharaan jaringan irigasi tersier desa Rajasinga. (ist)

Petani Rajasinga Sambut Baik Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Photo Babinsa Kaweron Koramil 0808/16 Talun Serda Edi Prasetiyo, 19/10/2025 (Ist)

Wujud Kepedulian TNI Pada Ketahanan Pangan, Babinsa Kaweron Bantu Petani Tanam Padi

Ketahanan Pangan Jagung di Desa Bojong Kulon Terus Ditingkatkan

Serikat Tani Indramayu Demo Tuntut Fasilitas Penunjang Pertanian

Semua Camat ‘Ngantor’ di Pintu Air Nina Agustina: Tindak Tegas Jika Ada Mafia Air

Nelayan

Potret Bupati Indramayu, Lucky Hakim Blusukan Tinjau Langsung Pengerukan Pelabuhan Dadap, 23/10/2025 (Ist).

Lucky Hakim Blusukan, Percepat Pelabuhan Dadap Untuk Mengangkat Perikanan Indramayu

Kemeriahan Pesta Laut di Pesisir Pantai Karangsong Indramayu

SPBUN dan Asuransi Perikanan untuk Perlindungan Nelayan Kecil

Pasokan Ikan Aman, Menteri KKP Pantau Produksi di Indramayu

Longboat Berpenumpang 11 Orang Selamat Setelah Alami Kerusakan Mesin di Perairan Maluku Tenggara

Berita lainnya

Potret Ketua Umum IKAPMI DIY periode 2026-2030, Abdul Kholik. (ist)

Alumni Jogja IKAPMI Resmi Dilantik, Siap Kawal Kebijakan Pemkab Indramayu

Potret Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan Polres Metro Jakarta Barat Akp Alexander Tengbunan. (ist)

Pria Dibacok di Grogol Petamburan, Polisi Pastikan Bukan Aksi Pembegalan

Potret diduga sekelompok pengunjung dari pihak korban pembunuhan Paoman yang hina Profesi Jurnalis. (ist)

Diduga Sekelompok Pengunjung Hina Profesi Jurnalis, Picu Amarah Insan Pers Indramayu

Potret Direktur Penggalangan Relawan DPP PSI Furqan AMC. (ist)

Kecam Keras Israel, PSI Dukung Sepenuhnya Upaya Pemerintah RI Membebaskan Relawan dan Jurnalis

Potret Pemkab Indramayu genjot pembangunan jalan beton di desa Karangsinom dan Kedungdawa. (ist)

Pemkab Indramayu Genjot Pembangunan Jalan Beton di Karangsinom dan Kedungdawa

Potret PK PMII Indramayu. (ist)

Pembangunan Berkelanjutan atau Singkirkan Rakyat? Catatan Forum Agraria PMII Indramayu

Potret FPN saat melakukan aksi solidaritas kemanusiaan di Jakarta. (Ist)

FPN Minta Presiden Prabowo Bebaskan Aktivis Kemanusiaan dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Israel

Potret Bupati Lucky Hakim bersama DPRD Indramayu. (ist)

Rapat Paripurna DPRD Indramayu Bahas Alih Status RSUD M.A Sentot dan Penyertaan Modal PT BPR

Potret sidang pembunuhan keluarga Paoman. (ist)

Pengacara Kondang Toni RM Curiga Ada Tekanan, Priyo Cabut Kuasa Hukum

Potret terdakwa Priyo bikin heboh saat mendadak cabut kuasa hukum Toni RM di Persidangan. (ist)

Heboh di PN Indramayu, Priyo Mendadak Cabut Kuasa Toni RM Usai Didatangi Polisi

WARTA

  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka
  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka

FEATURED

  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto
  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto

INTEREST

  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM
  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM

INFORMASI

  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK

Copyright © 2026 kagetnews.com - All Right Reserved

© 2026 Kagetnews.com. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

  • Warta
    • Warta Terkini
    • Warta Desa
    • Warta Tani
    • Warta Nelayan
    • Desa Dalam Angka
  • Featured
    • Inspirasi
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Foto
    • Apa Kata Pembaca
    • Aspirasi
  • Interest
    • Bencana
    • Budaya
    • Budidaya
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Wisata
    • Icip-Icip
    • UMKM
  • Informasi
    • Jual Beli Rangkas
    • Beasiswa
    • Loker
    • Properti