Kagetnews | Tangsel – Pada hari Rabu, 5 November 2025 Telah terjadi demonstrasi di luar gedung di ATR/BPN (Badan Petanahan Nasional) Tangerang Selatan. Menurut laporan narasumber yang hadir di tempat, Heriyanto Ridwan, hal ini terjadi karena ada laporan dari warga terkait pemerasan dalam proses pengurusan tanah sebesar 250 juta dari seorang oknum di ATR/BPN Kota Tangerang Selatan.
Demonstrasi ini dipimpin oleh mahasiswa HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) dan simpatisan JARI 98 (Jaringan Aktivis) yang menyuarakan aksi pemerasan oleh oknum ATR/BPN tersebut. Demonstrasi terjadi karena disinyalir akan sangat merugikan masyarakat kedepannya.
Mereka juga mendesak Kabareskrim Polri (Kepala Badan Reserse Kriminal Polisi Republik Indonesia) dan Mahkamah Agung agar memeriksa dugaan keterlibatan oknum pejabat terkait.
Sesaat setelah demonstrasi dimulai, Kepala Kantor ATR/BPN Kota Tangsel, Seto Apriadi menghampiri dan menemui para demonstran. Dia berjanji akan menyelidik dan menyelesaikan permasalahan oknum yang terindikasi melakukan pemerasan, dan Dia juga berjanji akan melakukan penyelidikan tersebut secara transparan demi meningkatkan pelayanan kepada publik.
Ia juga menyampaikan apabila ada masyarakan yang menemukan permasalahan serupa, dapat langsung menemui Kepala Kantor ATR/BPN dan melaporkan kejadian tersebut secara langsung tanpa perlu perantara.
Pertemuan pihak demonstran, dengan ATR/BPN dan Kepolisian berlangsung secara kondusif dan damai tanpa ada tindakan represif maupun anarkis dari kedua belah pihak. Massa aksi membubarkan diri dengan tertib, mengetahui kepala BPN akan menindak lanjuti laporan masyarakat terkait dugaan kasus mafia tanah di Babakan.
Pewarta: Alie A.M.
Editor: Taufid





















