Search
Beranda » Opini » Ada Apa, Dibalik Tuntutan 9 Tahun Jabatan Kepala Desa?

Ada Apa, Dibalik Tuntutan 9 Tahun Jabatan Kepala Desa?

  • taufid
  • January 28, 2023
  • 9:28 am
  • Daerah, Hukum, Opini
  • taufid
  • 28/01/2023
  • 09:28
Foto Ilustrasi.

Bagikan

Penulis : Rona Diana, SH.,MH.

Para Kepala Desa (Kades)  melakukan aksi tuntutan merevisi UU No 6 Tahun 2014 tentang desa, menuntut periodesasi kepala desa yang semula 6 tahun menjadi 9 tahun. Tuntutan yang disampaikan bukan serta Merta tanpa alasan, salah satu faktor yang disebutkan yaitu disebabkan terjadinya kerenggangan sosial, seperti yang disampaikan oleh Menteri Desa Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim bahwa usulan tersebut sedang dikaji secara ilmiah oleh akademisi ia menambahkan kan bahwa usulan para kades bukan bentuk dari arogansi lebih kepada solusi untuk menyelesaikan ketegangan yang terjadi pasca Pilkades.

Kepala desa tahu betul akan kondisi terkini dilingkungan masyarakat dimana rasa kebersamaan dan sikap gotong royong yang telah menjadi karakter khas masyarakat desa kini mulai memudar, 6 tahun dalam upaya rekonsiliasi untuk mengembalikan simpul kesetiakawanan sosial dirasa tidak cukup terlebih kondisi demikian turut menghambat stabilitas upaya membangun desa.

Memudarnya semangat kebersamaan & gotong royong masyarakat yang disebabkan perhelatan Pilkades dengan segala dinamikanya menjadi penyebab kerenggangan sosial berkepanjangan selain itu pula ongkos politik besar dalam perhelatan tersebut memupuk lawan politik untuk terus memelihara “konflik”,sehingga kepala desa terpilih tidak bisa optimal merealisasikan upaya membangun Desa.

Dibalik pro dan kontra mafhum kita hidup dinegara demokrasi dimana pembatasan periodesasi jabatan politik adalah ciri dari negara demokrasi sebagai pembatas peluang kekuasaan Absolute otoriter sama halnya aspirasi usulan para kepala desa juga merupakan bentuk kebebasan berpendapat yang dilindungi oleh undang-undang.

Sebagai bagian dari demokratisasi menghendaki kita untuk saling menghargai satu sama lain, penelitian ilmiah tentang penambahan periodesasi masa jabatan kepala desa dengan alasan kondusifitas pasca Pilkades secara sosiologis, filosofis serta yuridis harus benar dikaji agar pertimbangan pemberlakuan nya tidak menciderai semangat reformasi dinegara demokrasi.

Justru yang saat ini penting dan mendesak peran pemerintah melalui setcholder terkait menciptakan suasana keharmonisan ditengah lingkungan masyarakat desa. Rekonstruksi untuk rekonsiliasi akibat imbas terpecahnya golongan kepentingan pasca Pilkades harus segera dicarikan formula efektif yang berbasis masyarakat desa, pemetaan konflik dengan mengakomodir semua pihak untuk duduk bersama gotong royong membangun desa.

Kita merindukan desa yang orang orangnya ramah, tulus gotong royong selaras dengan suasana sejuk khas alam pedesaan. Seperti dalam lagu Slank “hidup tenang, ga ada perang…makan kenyang, ngapain ribut ribut? “


Apresiasi Spesial

Dukungan Anda membantu kami menyajikan berita berkualitas.

5rb
20rb
50rb
×

Scan QRIS Berita Super

Silakan selesaikan pembayaran melalui aplikasi e-wallet Anda.

  • 9 Tahun, Desa, Kades, Pilkades
PrevSebelumnyaMusim Panen Kawin, Musim Panceklik Cerai
TerbaruKapolres Indramayu Berhasil Amankan Jalannya Sidang Lanjutan Gugatan Ruyanto dan Partai NasdemNext
Desa
Tani
Nelayan
Desa

Potret Forkopimcam Balongan Hadiri Mapag Sri di Desa Sukareja. (ist)

Forkopimpcam Balongan Hadiri Acara Mapag Sri di Desa Sukareja, Semoga Petani Hasilkan Padi yang Melimpah

Potret Kantor Kuwu desa Sukasari Kecamatan Arahan. (ist)

Tiga Pamong Desa Sukasari Mengaku Siap Hadapi Kebijakan Penjabat Kuwu

Potret perangkat desa Sudimampir lor, Camat Balongan, Sekmat Balongan, UPTD Pertanian Indramayu, BPP Balongan, UPI Rencana, BBWS Cisanggarung KTNA Kecamatan Balongan, Kelompok tani saat ubinan di desa Sudimampir Lor. (ist)

Camat Balongan Dampingi BPP Balongan Lakukan Ubinan di Desa Sudimampir Lor

Potret Kuwu desa Sudimampir Lor, Ade Nanto bersama Kapolsek Balongan dalam Acara Mapag Sri tahun 2026. (ist)

Pemdes Sudimampir Lor Gelar Acara Mapag Sri, Ungkapan Rasa Syukur Bagi Para Petani

Potret Kegiatan perdana Tradisi Mapag Sri di era Kuwu Mukmin desa Rawadalem. (ist)

Lestarikan Kearifan Lokal, Pemdes Rawadalem Gelar Mapag Sri Perdana

Tani

Potret papan informasi pekerjaan pemeliharaan jaringan irigasi tersier desa Rajasinga. (ist)

Petani Rajasinga Sambut Baik Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Photo Babinsa Kaweron Koramil 0808/16 Talun Serda Edi Prasetiyo, 19/10/2025 (Ist)

Wujud Kepedulian TNI Pada Ketahanan Pangan, Babinsa Kaweron Bantu Petani Tanam Padi

Ketahanan Pangan Jagung di Desa Bojong Kulon Terus Ditingkatkan

Serikat Tani Indramayu Demo Tuntut Fasilitas Penunjang Pertanian

Semua Camat ‘Ngantor’ di Pintu Air Nina Agustina: Tindak Tegas Jika Ada Mafia Air

Nelayan

Potret Bupati Indramayu, Lucky Hakim Blusukan Tinjau Langsung Pengerukan Pelabuhan Dadap, 23/10/2025 (Ist).

Lucky Hakim Blusukan, Percepat Pelabuhan Dadap Untuk Mengangkat Perikanan Indramayu

Kemeriahan Pesta Laut di Pesisir Pantai Karangsong Indramayu

SPBUN dan Asuransi Perikanan untuk Perlindungan Nelayan Kecil

Pasokan Ikan Aman, Menteri KKP Pantau Produksi di Indramayu

Longboat Berpenumpang 11 Orang Selamat Setelah Alami Kerusakan Mesin di Perairan Maluku Tenggara

Berita lainnya

Coffee dan Cafe Ajib Jabon, Tempat Nongkrong Paling Asyik dan Nyaman di Kampus Polindra

Sikap Elegan Ini Akan Membuat Hidup Lebih Tenang Saat Dijalani

Potret Forkopimcam Balongan Hadiri Mapag Sri di Desa Sukareja. (ist)

Forkopimpcam Balongan Hadiri Acara Mapag Sri di Desa Sukareja, Semoga Petani Hasilkan Padi yang Melimpah

Potret Rapat Paripurna DPRD Indramayu Bahas dua Raperda. (ist)

Rapat Paripurna DPRD Indramayu Bahas Pandangan Fraksi Terhadap Dua Raperda

PC PMII Kota Kupang Kecam Tindakan Represif & Abainya Pemerintah Daerah

Potret Market Day Tahunan TK Nampa Subaya desa Sudimampir Lor tanamkan edukatif lewat jiwa wirausaha. (ist)

TK Nampa Subaya Sudimampir Lor Tanamkan Jiwa Wirausaha Lewat Market Day Tahunan

Potret Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bengkulu Utara, Sutrino. (ist)

Kuasai Digital Dari Lagita, Semangat Baru Masyarakat Kawasan Transmigrasi Menembus Pasar Digital

Nikita Willy Ungkap Alasan Berhijab: Aku Ingin Jadi Contoh yang Baik untuk Anak

Potret aksi demo mahasiswa Topi Jerami di depan Gedung DPRD Indramayu. (ist)

Demo Mahasiswa Topi Jerami Berujung Ricuh, Massa Lempar Ular ke Arah Aparat

Potret pengangkutan sampah di TPS Tegalurung. (ist)

Kuwu Abdullah Dorong DLH Indramayu Cari Solusi Penanganan Sampah

WARTA

  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka
  • Warta Terkini
  • Warta Desa
  • Warta Tani
  • Warta Nelayan
  • Desa Dalam Angka

FEATURED

  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto
  • Inspirasi
  • Opini
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Foto

INTEREST

  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM
  • Budaya
  • Budidaya
  • Bencana
  • Kesehatan
  • Wisata
  • Sosial
  • Wisata
  • Icip-Icip
  • UMKM

INFORMASI

  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • Beasiswa
  • Loker
  • Jual Beli Rangkas
  • Properti
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK

Copyright © 2026 kagetnews.com - All Right Reserved

© 2026 Kagetnews.com. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

  • Warta
    • Warta Terkini
    • Warta Desa
    • Warta Tani
    • Warta Nelayan
    • Desa Dalam Angka
  • Featured
    • Inspirasi
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Foto
    • Apa Kata Pembaca
    • Aspirasi
  • Interest
    • Bencana
    • Budaya
    • Budidaya
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Wisata
    • Icip-Icip
    • UMKM
  • Informasi
    • Jual Beli Rangkas
    • Beasiswa
    • Loker
    • Properti